Dino Patti Djalal Jadi Chief Strategic Advisor, Minang Diaspora Apresiasi Menparekraf Sandiaga Uno

402

JURNAL SUMBAR | Jakarta — Dino Patti Djalal menjadi Chief Strategic Advisor Kemenparekraf, yang ditunjuk langsung Menparekraf Sandiaga Uno. Karena penggalangan peran diaspora Indonesia di seluruh dunia dipastikan akan membantu pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia yang amat terpukul semasa pandemi Covid-19 sangat dibutuhkan.

“Selamat untuk Pak Dino Patti Djalal yang telah dipercaya sebagi Chief Strategic Advisor Kemenparekraf,” tutur Burmalis Ilyas selaku Direktur Eksekutif Minang Diaspora Network-Global saat dihubungi, Selasa (19/1/2021)

Seperti diketahui Dino Patti Djalal adalah Mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat (AS).Dalam suatu sesi zooming, eks Cawapres Prabowo pada Pilpres 2019 ini meminta dirinya untuk membantunya memajukan pariwisata Indonesia.

“Diaspora mempunyai banyak jaringan, akal, serta semangat untuk membantu. Saya akan berdiskusi dengan sahabat diaspora mengenai cara praktis diaspora dapat berkontribusi untuk membantu pariwisata dan ekonomi kreatif, termasuk juga diplomasi gastronomi (kuliner),” ungkap Dino, Wamenlu era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini.

Dalam waktu dekat, lanjut Dino, Sandi akan diajak rapat kerja dengan pimpinan diaspora di seluruh luar negeri.

Dalam zooming tersebut, eks Cawapres Prabowo pada Pilpres 2019 ini meminta untuk membantunya memajukan pariwisata Indonesia.

Sementara itu, Burmalis Ilyas selaku Direktur Eksekutif Minang Diaspora Network-Global mengucapkan selamat kepada DR. Dino Patti Djalal yang juga adalah Presiden dan Pendiri Minang Diaspora Network-Global dan juga Pendiri dan Pembina Yayasan Diaspora Indonesia (Indonesian Diaspora Network-Global).

Burmalis Ilyas mengapresiasi pilihan Sandiaga Uno tersebut dan menurutnya DR. Dino Patti Djalal adalah pilihan yang sangat tepat untuk Posisi tersebut. Dengan pengalaman sebagai Dubes RI di Amerika Serikat dan Wakil Menteri Luar Negeri RI, DR. Dino Patti Djalal akan memaksimalkan semua jaringan lobi internasional yang dimilikinya baik di elit2 pemerintahan negara lain, pengusaha/Investor luar negeri serta jaringan Diaspora Indonesia dan Minang yang dibinanya selama ini.

Selain itu Burmalis Ilyas, juga berharap agar posisi DR. Dino Patti Djalal bisa memaksimalkan potensi Pariwisata Sumbar dan promosi Kuliner Minang yang sudah Go Internasional seperti Rendang yang menjadi makanan terlezat no 1 didunia versi CNN.

Menurut Burmalis Ilyas, diplomat dan pengalaman sebagai duta Besar seperti Dino Patti Djalal sangat dibutuhkan untuk ujung tombak diplomasi Pariwisata dan Kuliner Indonesia. Saat ini Diplomat atau Duta Besar lebih banyak berfungsi dalam bidang ekonomi, pariwisata, investasi ketimbang tugas-tugas diplomasi politik di era era sebelumnya tutur Burmalis Ilyas yang juga adalah Dosen Hubungan Internasional Universitas Nasional (UNAS) Jakarta.

Burmalis Ilyas berharap dengan posisi Dino Patti Djalal saat ini akan menambah banyaknya jumlah Restoran Minang/Padang yang sudah ada diberbagai benua seperti di Belanda, Amerika Serikat, Qatar, Melbourne, Sydney, Malaysia, Singapura dan sebagainya. Sejak Covid 19 ini sudah ada beberapa Restoran Minang yang tutup kalau tidak ada bantuan pemerintah.

Burmalis Ilyas mengatakan pemerintah harus hadir membantu pengusaha Kuliner Minang ini yang juga adalah bagian dari Bangsa Indonesia dan juga mereka sangat aktif di luar negeri dalam mempromosikan kuliner, Pariwisata dan Investasi Indonesia khususnya Sumatera Barat.

Saat ini Kuliner sudah dianggap sebagai bagian diplomasi Internasional sehingga dikenal istilah Culinary Diplomacy. Kuliner bukan hanya dilihat sebagai sebuah hidangan tapi juga dianggap sebagai mewakili budaya bangsa dan negara selain berfungsi juga dalam mempromosikan dan mempopulerkan destinasi pariwisata dimana kuliner tersebut berasal.

“Jadi penunjukan mantan Dubes RI untuk Amerika tersebut sebagai Chief Strategic Advisor Kemenparekraf sangat tepat. Selain posisi Dino Patti Djalal, posisi Muhammad Lutfi sebagai Menteri Perdagangan dan Investasi diharapkan akan memajukan Indonesia dan khususnya Pariwisata dan Investasi di Sumatera Barat” tutur Burmalis Ilyas. (Agusmardi)