HJK Ke-72 Sijunjung Sukses, Disiarkan Secara Virtual Dihadiri Gubernur, Ini Penjelasannya

240

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Puncak perayaan hari jadi kabupaten (HJK) Sijunjung, Sumatera Barat yang ke-72 pada Kamis (18/2/2021) digelar dalam sidang paripurna istimewa DPRD gedung rakyat daerah setempat.

Prosesi perayaan HJK Sijunjung ke-72 itu dipimpin Ketua DPRD Sijunjung, Bambang Surya Irawan. Selain dihadiri unsur pimpinan dan anggota DPRD Sijunjung, juga dihadiri Gubernur diwakili Asisten III Pemprov Sumbar, Nasir Ahmad, Plh Bupati Sijunjung, Zefnihan, unsur Forkopimda Provinsi Sumbar, unsur Forkomda Sijunjung, para Asisten, Kabag, pimpinan OPD Sijunjung, bupati-wabup periode 2015-2020 Yuswir Arifin-Arrival Boy dan undangan lainnya seperti para bupati dan walikota daerah tetangga, dan beberapa Ketua Pengadilan Tinggi dan para tokoh masyarakat Sijunjung dan para pimpinan Parpol juga terlihat hadir termasuk para mantan pejabat dan mantan kepala daerah dan wakil kepala daerah juga hadir.

Kegiatan itu diawali pembacaan kalam illahi dan pembacaan doa disampaikan Kepala Kementerian Agam Sijunjung, Afrizal. Sebelum acara dimulai, kegiatan diawali dengan penyerahan status wilayah hukum dari Mahkamah Agung kepada Pemkab Sijunjung.

Ketua DPRD Sijunjung, Bambang Surya Irawan dalam kata sambutanya menyampaikan kata-kata penghormatan kepada yang hadir termasuk memberi apresiasi pada bupati-wabup periode 2015-2020 Yuswir Arifin-Arrival Boy.


Dalam sambutannya, Ketua DPRD Sijunjung, Bambang Surya Irawan juga menyampaikan sejarah berdiri dan kepemimpinan Sijunjung hingga mewujudkan Kabupaten Sijunjung Mahdani.

Bahkan Bambang Surya Irawan juga memapresiasi proses Pilkada Sijunjung yang berjalan sukses dan lancar.

Pada kesempatan itu, bupati periode 2000-2015 dan 2015-2020 Yuswir Arifin selaku tokoh masyarakat menyampaikan kata sambutannya, bahwa Mars Sijunjung sebagai inti visi dan misinya yang sudah di Perdakan.

Pada kesempatan itu, Yuswir Arifin juga menyampaikan sejarah Sijunjung dan kemajuan yang dicapai Sijunjung semasa ia menjadi bupati bersama Arrival Boy selaku Wabup kala itu. Termasuk masalah keluhan warga terkait jalan provinsi dan nasional juga disampaikan Yuswir Arifin kehadapan gubernur.

Terkait masalah jalan provinsi dan nasional itu, kata Yuswir Arifin, Pemkab tak bisa berbuat apa-apa, karena itu bukan kewenangan daerah. “Nah, untuk itu kami sampaikan keluhan warga pada bapak gubernur,”sebut Yuswir Arifin.

Yuswir Arifin juga menyampaikan sejumlah keberhasilan daerah yang pernah ia pimpin termasuk soal wilayah hukum dan indek keberhasilan yang berada diposisi ke-69 di Indonesia dan ke-7 di Sumbar.

Plh Bupati Sijunjung, Zefnihan, AP, MSi, mengatakan, karena Covid-19, tidak dapat berkumpul secara bersama dan dilakukan kegiatan HJK itu secara virtual.

“Atas nama Pemkab menyampaikan selamat datang di Kabupaten Sijunjung. Saya mengapresiasi pada seluruh stakeholder atas kemajuan Sijunjung,”ucap Zefnihan.

Plh Bupati Sijunjung juga menyampaikan kemajuan yang dicapai daerah itu, mulai soal ekonomi hingga pertumbuhan bidang pembangunan lainnya juga disampaikan. Bahkan soal Geopark Silokek dan objek wisata lainnya nya dipaparkan. Ia juga minta dukungan semua pihak. Bahkan soal keberhasilan yang dicapai Sijunjung juga disampaikan Plh Bupati Zefnihan termasuk soal kewilayahan hukum juga dipaparkannya.

Plh Bupati juga menyampaikan apresiasi pada Yuswir Arifin-Arrival Boy yang telah membangun Sijunjung secara bersama dengan semua lapisan masyarakat, DPRD dan semua pihak.

Plh Gubernur diwakili Asisten III Pemprov Sumbar, Nasir Ahmad, mengupas soal pemerintahan. “Peringatan hari jadi sebuah daerah merupakan semua momen yang harus kita maknai dan mengevaluasi diri untuk kemajuan suatu daerah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat,”kata gubernur.

Bahkan Plh Gubernur diwakili Asisten III Pemprov Sumbar, Nasir Ahmad, mengakui potensi migas Sijunjung yang bakal menambah pendapatan dan kesejahteraan masyarakat termasuk perkembangan wisata Geopark Silokek juga dikupas Nasir Ahmad yang sangat bagus untuk kemajuan Sijunjung dan begitu juga masalah perkebunan lainnya.

Asisten 1 Setdakab Sijunjung, Yenuarita, SH, MHum, mengatakan, HJK ke-72 beda dengan HJK sebelumnya. Pasalnya, HJK kali ini dalam kondisi Covid-19.”HJK tahun ini sebagian dilakukan secara virtual dan mengurangi berbagai kegiatan,”ucapnya. ius