Jelang Penilaian, Tim Independen KPP dan IPP Sijunjung Berdiskusi dengan Biro Organisasi

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Tim Independen Penilaian Kompetisi Pelayanan Prima (KPP) dan Inovasi Pelayanan Publik (IPP) Independen tingkat Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, pada Kamis (8/7/2921) melakukan diskusi dengan Biro Organisasi Pemprov Sumatera Barat.

Hal itu dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti rencana penilaian yang akan dilaksanakan Tim KPP dan IPP Kabupaten Sijunjung pada minggu kedua mendatang.

Tim KPP dan IPP Kabupaten Sijunjung itu dipimpin Ketua Tim Penilaian Kompetisi Pelayanan Prima (KPP) dan Inovasi Pelayanan Publik (IPP) tingkat Kabupaten Sijunjung, dr.H.Edwin Suprayogi, M.Kes dengan anggota; Zikri Alhad, S.IP, MA (Dosen FIS UNP Padang), Saptarius (Wartawan Madya) dan Dra.Wenny Libra (Pengawas Pemerintah Muda Inspektorat).

Rombongan Tim KPP dan IPP diterima langsung Kepala Biro Organisasi Pemprov Sumbar, Ahmad Zakri, MSi dan bagian Biro Organisasi.

Kepada rombongan Tim KPP dan IPP, mantan Sekdakab Pariaman itu mengatakan, kegiatan yang dilakukan Sijunjung sangat luar biasa. Untuk itu kata Ahmad Zakri, sangat diperlukan peningkatan komitmen pempinan terhadap yang dinilai.

Selain itu, kata Kabiro, stakeholder hendaknya bisa memahami terhadap jenis pelayanan. Ia mengakui, Pemprov Sumbar sejak tujuh tahun terakhir sudah melibatkan Tim Indeipnden dengan kewenangannya tersendiri tanpa interpensi.

“Ini luar biasa terobosan yang dilakukan Sijunjung, daerah lain hendaknya juga bisa melakukan seperti yang dilakukan Sijunjung,”kata Ahmad Zakri.

Ketua Tim Penilaian Kompetisi Pelayanan Prima (KPP) dan Inovasi Pelayanan Publik (IPP) tingkat Kabupaten Sijunjung, dr.H.Edwin Suprayogi, M.Kes yang juga Asisten III Setdakab Sijunjung, menyebutkan,
bahwa dari 76 OPD hanya 6 OPD yang zona hijau.

Dalam pertemuan itu, Edwin juga menjabarkan kegiatan yang dilaksanakan di Pemkab Sijunjung, mulai Top99, hingga pelayanan Ombudsman.” Pelayanan sebelumnya dilaksanakan internal itu sipatnya pembinaan dan selanjutnya dilaksanakan Tim Indpenden. Saat itu, memang SPP (standar pelayanan publik) nya rendah,
namun hingga kini sudah mulai membaik,”kata Edwin.

Zikri Alhad, S.IP, MA, Dosen FIS UNP Padang, juga mengakui, kegiaran yang dilaksanakan Sijunjung sangat luar biasa begitu juga yang dilaksanakan Pemprov Sumbar.

“Ini pertamakali kabupaten kota melaksanakan. Hasil kompetisi jadi jenjang di kabupeten kota, apalagi ini visi dan misi. Kalau mau mengadovsi skema provinsi sangat bagus karena penilaian sudah tahun ketujuh dilaksanakan provinsi,”ucap Tim Pelayanan Publik Sumbar itu.

Yasri Alphan Tim Provinsi juga menceritakan tentang awal penilaian pelayanan publik dari MenPAN RB.

Sebelumnya, pada Selasa (6/7/2021) diruang rapat Sekdakab Sijunjung juga telah dilaksanakan diskusi.

“Karena kesibukan, yaa..baru kali ini bisa dilaksanakan,”kata Edwin kehadapan Tim Independen Penilaian Kompetisi Pelayanan Prima (KPP) dan Inovasi Pelayanan Publik (IPP) tingkat Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat saat itu.

Serius dan seru, Tim Independen Penilaian Kompetisi Pelayanan Prima (KPP) dan Inovasi Pelayanan Publik (IPP) Independen tingkat Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat bersama panitia membahas jadwal. Tim Independen yang hadir H.Hidayatullah, Lc.MA (Ketua BazNas Sijunjung), Fajar Zeftrian, SE (Ketua Forum Kabupaten Sehat), Saptarius (Wartawan Madya) dan Dra.Wenny Libra (Pengawas Pemerintah Muda Inspektorat).

Alhasil, Tim Independen KPP dan IPP menjadwalkan turun pada Selasa, 13 Juli hingga 13 Agustus 2021 mendatang. “Itu jadwal Tim Independen KPP dan IPP akan melakukan penilaian terhadap 20 Terbaik UKPP Sijunjung 2021,”kata Edwin.

Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa sejak 24 Mei hingga 16 Juni 2021, Tim Internal Penilaian Kompetisi Pelayanan Prima (KPP) dan Inovasi Pelayanan Publik (IPP) tingkat Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat telah selesai melakukan penilaian terhadap kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di daerah itu.

Alhasil, dari 76 Unit Kerja Pelayanan Publik (UKPP) yang dinilai, telah beehasil memilih 20 UKPP terbaik tahun 2021. ini yang selanjutnya akan dinilai Tim Penilaian Kompetisi Pelayanan Prima (KPP) dan Inovasi Pelayanan Publik (IPP) Independen tingkat Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat.

Dari 76 UKPP itu, terdiri dari 27 Perangkat Daerah (PD) dan diambil 10 PD terbaik PD. Selain itu, dàri 8 Kecamatan diambil dua terbaik, serta 41 UPTD yakni, 13 Puskesmas diambil lima terbaik dan 28 UPTD lainnya diambil tiga terbaik.

Dari hasil penilaian internal tersebut, inilah 20 nama UKPP terbaik tersebut;
“Kini kami serahkan pada Tim Penilaian Kompetisi Pelayanan Prima (KPP) dan Inovasi Pelayanan Publik (IPP) Independen tingkat Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat untuk melakukan penilaian selanjutnya,”sebut Edwin diamini Wandri Fahrizal, SH yang juga Kabag Organisasi itu.

“Sepenuhnya nanti akan kami serahkan pada lima orang tim penilai dan kami tidak akan mengintervensi hasil penilaian tim terhadap kontestan 20 terbaik itu,”tambah Edwin.
Tim Penilaian KPP dan IPP itu berdasrkan surat keputusan (SK) Bupati Sijunjung, bernomor; 188.45/30/KPTS-BPT -2021 tertanggal 4 Januari 2021 dengan Penanggungjawab Sekretaris Daerah, Zefnihan, AP, M.Si.
Sedangkan Ketua dijabat Asisten Arministrasi Umum, dr. Edwin Suprayogi, M.Kes dengan sekretaris Wandri Fahrizal, SH.

Sementara tim penilai beranggotakan lima orang, terdiri dari, H.Hidayatullah, Lc.MA (Ketua BazNas Sijunjung), Zikri Alhad, S.IP, MA (Dosen FIS UNP Padang), Fajar Zeftrian, SE (Ketua Forum Kabupaten Sehat), Saptarius (Wartawan Madya) dan Dra.Wenny Libra (Pengawas Pemerintah Muda Inspektorat).

Tak hanya itu, Tim Penilaian KPP dan IPP juga beranggotakan, Leni Delfia, SE (Kabid Litbang Bapppeda), Rahmawati, SE (Kasubag Pelayanan Publik dan Ketatalaksanaan Setda), Mega Asbut, SE, M.Ikom (Kasi Tatakelola Teknologi Informatika Dinas Kominfo), Winda Fitri Novrita, S.AP ( Fungsional Umum Bagian Organisasi Setda), Dodi Kurniawan(Fungsional Umum Bagian Organisasi Setda) dan Yatri Susanti, SE (Fungsional Umum Bagian Organisasi Setda).

Kabag Organisasi Setda Sijunjung yang juga sekretaris Tim Penilai, Wandri Fahrizal, SH, menyebutkan, bahwa tujuan kegiatan itu untuk memetakan seluruh unit pelayanan publik dalam rangka pemenuhan sarana dan prasarana sesuai UU nomor 25 tahun 2009.

“Kegiatan ini dilakukan dalam rangka 100 hari kerja bupati-wakil bupati,”kata Wandri Fahrizal kala itu.

Hal senada juga disampaikan Sekdakab Sijunjung, Zefnihan.
“Kegiatan tersebut juga untuk menjaring, mendokumentasikan, mendisiminasikan, dan mempromosikan inovasi sebagai upaya percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik”.

“Tujuan kegiatan tersebut untuk memberi apresiasi dan penghargaan bagi penyelenggara pelayanan prima dan berinovasi yang ditetapkan sebagai pemenang. Selain itu, bertujuan untuk memotivasi penyelenggara pelayanan publik untuk meningkatkan inovasi dan profesionalisme dalam pemberian pelayanan publik serta dalam upaya meningkatkan citra penyelenggara pelayanan publik. Poling yang dimuat Jurnalsumbar.Com juga sangat membantu dalam kegiatan ini,”ucap Zefnihan, suatukali pada Jurnalsumbar.Com.ius

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.