Bupati Benny Dwifa Yuswir Lantik Khamsiardi Jadi Kepala Disnakertrans Sijunjung, Berikut Profilnya

685

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Secara resmi, pada Kamis (25/8/2022) Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, S.STP, M.Si melantik dan mengambil sumpah jabatan Khamsiardi, S.STP, MSi sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sijunjung.

Pelantikan itu berlangsung di Balairung Lansek Manih bersamaan dengan pelantikan 79 pejabat lainnya. Disaksikan Wabup H. Iradatillah, S.Pt, Sekdakab, DR. Zegnihan,AP.M.Si, Kepala BKAD Endi Nazir,SE serta Kadis P dan K Sijunjung serta undangan lainnya ikut menyaksikan prosesi pelantikannya.

Sebelum menjabat sebagai Kadis Nakertrans, putra asli Lubuktarok itu menjabat sebagai Kepala Dinas PMN Sijunjung sejak 8 Mei 2019 hingga 25 Agustus 2022 yang dilantik Bupati Sijunjung, Drs, H, Yuswir Arifin Dt Indo Marajo kala itu. Berikut simak perjalanan karirnya;

Khamsiardi, SSTP, MSi adalah sosok pejabat yang energik dan punya kemampuan dan memiliki loyalitas yang tinggi. Ia adalah putra kelahiran Lubuk Tarab, 8 September 1983 jebolan pendidikan di STPDN 2006 dan S2 (starata dua) Unand 2009.

Suami dari dr. Meldayeni Busra menapak karirnya mulai Kasi Pemerintahan Kecamatan Sijunjung dari tahun 2010 hingga tahun 2013. Perjuangan bapak dari tiga anak ini pun terus meroket, dan ia kemudian dipercaya sebagai Sekcam IV Nagari dari tahun 2013 hingga tahun 2014.

Setelah itu ia pun dipercaya menjabat Sekcam Kamang Baru pada tahun 2014 hingga 2015. Hanya setahun di Kamang Baru sebagai Sekcam lalu Khamsiardi, SSTP, MSi pun dapat promosi sebagai Camat IV Nagari. Ia dilantik pada Maret 2015 hingga Desember 2016.

Setelah itu, Khamsiardi, SSTP, MSi pun dipercaya menjabat sebagai Sekretaris DPMN sejak Desember 2016 hingga April 2019.

Terhitung pada Rabu, 8 Mei 2019, Khamsiardi, SSTP, MSi pun dilantik Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin menjadi Kepala DPMN. Ia dilantik bersamaan dengan pejabat eselon II, III dan IV lainnya kala itu.

Untuk mencapai jabatan tersebut banyak yang telah dilaluinya, termasuk mengikuti test asesmen seleksi pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) dan Timsel. Alhasil, di ia terbilang peserta dengan nilai terbaik.

Tak heran jika Bupati Sijunjung, Benny Dwifa pun berucap, bahwa pelantikan dan pengambil sumpah janji jabatan itu sesuai dengan hasil penilaian asesmen Timsel untuk pejabat eselon II dan Baperjakat untuk eselon III dan IV.

Bupati Benny Lantik 79 Pejabat Dilingkup Pemkab Sijunjung, Ini Diantaranya

“Yang jelas, untuk mengisi jabatan eselon II, kita harus komit atas hasil nilai asesmen seleksi pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) dan Timsel,” kata Bupati Benny.

“Dari tiga nama yang direkomendasi Timsel dan hasil nilai asesmen seleksi pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) maka kita pilih nilai yang tertinggi. Tapi, jika nilai tertinggi ada catatan khusus tentu kita juga mempertimbangkan. Namun kalau tidak ada catatan maka tentu akan kita pilih,” terang bupati milenial itu.

Tak ada istilah dekat atau tidaknya dengan bupati, tapi bagi mereka yang dinilai layak dan pantas maka dialah menduduki jabatan eselon II. “Tapi, bagi yang belum, bisa jadi ada yang tetap dijabatan sekarang atau rotasi ke tempat lain,” tambah bupati. Selamat buat Khamsiardi.*