Laporan Jon Adi Patopang; Meski Cuaca Cerah, Pemukimam Warga di Kota Bengkulu Masih Terendam Air

233

JURNAL SUMBAR | Bengkulu – Kota Bengkulu setelah diguyur hujan dengan intensitas sangat tinggi sepanjang Senin(29/8/2022) siang hingga malam harinya yang mengakibatkan kota Bengkulu di kepung banjir.

Salah satu penyebab banjir pada hari Selasa (30/8/22) adalalah intensitas hujan yang tinggi, data yang diperoleh oleh jurnal Sumbar adalah; Stasiun Desa Rindu Hati 239 mm
Desa Tanjung heran 166 mm (Kec. Taba Penanjung Kab. Bengkulu Tengah) Kelurahan Puguk 110 mm (Kecamatan Puguk Kab. Seluma).

Jon Aidi Wartawan Jurnalsumbar.Com dari Kota “Raflesia” Bengkulu.

Kelurahan Sawah Lebar/Kantor BPDASHL Ketahun 44 mm ” (Kecamatan Sawah Lebar Kota Bengkulu.(Irda.S.Hut.,MSi BPDASHL Ketahun)
Sebagian rumah warga di wilayah Kota Bengkulu masih di genangi air walaupun sudah dua hari ini cuaca dikota Bengkulu terlihat cerah, pemukiman penduduk yang masih terendam, pada Rabu jam 12.00 wib yang terpantau Jurnal Sumbar, di Kelurahan Tanjung Agung, Kelurahan Tanjung Jaya Kecamatan Sungai Serut dan di Kecamatan Muara Bangkahulu Kelurahan Rawa makmur, Kelurahan Bentiring dan Kelurahan Bentiring Permai rumah rumah penduduk masih digenangi air.

Sejumlah ruas jalan menuju kota Bengkulu yang tadinya tidak bisa dilalalui pada hari Rabu (31/8/2022), sudah bisa dilalui oleh kendaraan roda empat maupun roda dua, tentunya dengan sangat berhati hati dikerenakan genangan air masih ada seperti, ruas jalan dari Kepahiang menuju Kota Bengkulu tepatnya didesa Taba Terunjam Kecamatan Karang Tinggi Kabupaten Bengkulu Tengah.

Intensitas Hujan Tinggi, Kota Bengkulu Dikepung Banjir

Ruas jalan di kota Bengkulu yang belum bisa dilalui oleh kendaraan roda empat maupun roda dua pada pantauan Jurnal Sumbar pada jam 12.00 Wib, di Kelurahan Tanjung Agung Kecamatan Sungai Serut, Kederaan yang dari Nakau menuju kota terpaksa dialihkan lewat danau Dendam taksudah.

” Ya bagi kendaraan yang terlanjur masuk arah Tanjung Agung terpaksa putar arah ke dendam tak sudah, kerna di Tanjung Agung belum bisa lewat,” kata Sugiman ketika bertemu dengan Jurnalsumbar.Com. Sampai berita ini diturunkan belum ada informasi korban jiwa.
(jon patopang)