TMMD ke-115 di Pesisir Selatan Dilaksanakan di Kecamatan IV Jurai

923

JURNAL SUMBAR |《Pesisir Selatan – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat menegaskan dukungan terhadap Tentara Manunggal Membangun Daerah (TMMD) merupakan wujud sinergi dengan TNI dalam pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Bupati menyampaikan tanpa kerjasama yang baik dan dukungan dari semua pihak tujuan pembangunan tidak akan tercapai maksimal, karena pemerintah dengan keterbatasannya tak bisa berjalan sendiri melaksanakannya.

“Tapi yang paling penting adalah dukungan masyarakat terkait pembebasan lahan,” ujar Kepala Dinas PMD Zulkifli mewakili bupati usai rapat TMMD bersama Dandim 0311 Letkol. Inf. Moch. Suherli bersama jajarannya di Painan.

Pelaksanaan TMMD ke-115 di Pesisir Selatan sesuai dengan Surat Gubernur Sumatera Barat nomor 423.5/918/DPMD-2021 tanggal 19 Oktober 2021 tentang pengalokasian anggaran kegiatan TMMD tahun ini.

Ia melanjutkan kali ini kegiatan bakal berpusat di Kecamatan IV Jurai, dengan alokasi dana sebesar Rp100 juta yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi dan Kabupaten.

Pelaksanaan TMMD tidak hanya berbentuk fisik, namun juga dalam bentuk non-fisik. Adapun kegiatan fisik yang dilakukan adalah pembuatan jalan baru dari Kampung Painan Selatan-Kampung Sungai Nipah sepanjang 5.500 Meter di Bukit Kabun Taranak.

Pemasangan lima unit gorong-gorong. Renovasi 14 unit Rumah tidak Layak Huni (RTLH). “Untuk RTLH sembilan unit biayanya dari Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Pesisir Selatan,” terangnya.

Sedangkan untuk kegiatan non-fisik antara lain ceramah wawasan kebangsaan, ceramah kesadaran bela negara, ceramah kesehatan, ceramah program Keluarga Berencana, ceramah Kamtibmas.

Ceramah bahaya terorisme, ceramah Perekrutan TNI, ceramah penanggulangan Bencana serta berbagai Kegiatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang diselaraskan dengan kegiatan TMMD.

Ia menegaskan pemerintah kabupaten berkomitmen dan terus mendukung program dan rencana strategis TNI menjaga dan mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Negara Republik Indonesia (NKRI).

Sebab kedaulatan negara berkaitan erat dengan kekuatan daerah. “Makanya salah satu Nawacita Presiden Joko Widodo itu adalah membangun mulai dari pinggir,” tegasnya. (*)