Sukses Tahun Lalu, Lapas Narkoba Sawahlunto Kembali Jalankan Program Rehabilitasi Sosial

152

JURNAL SUMBAR | Sawahlunto – Sebanyak 70 warga binaan Lapas Narkoba Sawahlunto jalani Program Rehabilitasi Sosial periode I 16 Januari sampai 16 Juli 2023.

Program itu dimulai ditandai dengan pembukaan oleh Kakanwil Kemenkumham Sumbar Haris Sukamto dan Kepala BNNP Sumbar Brigjend Pol Sukria Gaos di Lapas Narkoba Sawahlunto, Senin (16/1/2023).

Kalapas Narkoba Sawahlunto Rommy Waskita Pambudi menyatakan tujuan program ini sebagai upaya memulihkan kondisi narapidana penyalahguna narkoba secara terpadu yang meliputi aspek fisik, mental psikologis dan sosial agar dapat lepas dari ketergantungan terhadap narkoba. Meningkatkan produktifitas dan kualitas hidup para narapidana agar dapat menjalankan fungsi sosialnya saat kembali kemasyarakat.

“Metode pelaksanaan dengan melalui tahap seleksi peserta dengan proses screening dan assessment, pelaksanaan layanan rehabilitasi sosial dan assessment akhir serta evaluasi,” kata Rommy.

Lebih jauh Rommy memaparkan kriteria keberhasilan secara umum peserta kegiatan secara penuh dan maksimal dalam mengikuti kegiatan telah menunjukkan perubahan sikap prilaku, lebih percaya diri dan mampu berintegrasi dengan baik, tidak mengkonsumsi narkoba yang dibuktikan dengan tiga tahap tes urin.

“Pada tahun 2022 lalu program ini telah digelar dengan sukses pada periode I sebanyak 100 orang narapidana dan periode II sebanyak 60 narapidana,” jelasnya.

Kakanwil Kemenkumham Sumbar Haris Sukamto sangat apresiasi kepada Lapas Narkotika Sawahlunto telah berhasil melaksanakan kegiatan rehabilitasi sosial sesuai target di tahun 2022, harapannya di tahun 2023 ini juga dapat menyelesaikan kegiatan rehabilitasi sosial bagi 70 orang narapidana dalam waktu 6 bulan.

“Pesan bagi para narapidana yang telah selesai mengikuti rehabilitasi sosial agar terus menjaga komitmennya untuk tidak terlibat dalam hal apapun tentang penyalahgunaan narkoba, dan juga dapat menjadi roll model atau contoh teladan bagi teman-temannya di dalam, yang akan mengikuti giat rehabilitasi sosial di tahun ini, juga agar berkomitmen untuk menjadi lebih baik dan bebas dari berbagai bentuk penyalahgunaan narkoba,” pinta Haris.

Haris juga berharap, BNNP Sumbar dan BNNK Sawahlunto dapat bersinergi dan mendukung Lapas Narkotika dalam melaksanakan kegiatan rehabilitasi sosial ini dan juga dalam pelaksanaan tugas-tugas lainnya dalam upaya Pencegahan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) sehingga kita dapat mewujudkan Lapas yang “bersinar” yakni bersih dari narkoba.

Harapan yang sama juga disampaikan BNNP Sumbar Brigjend Pol Sukria Gaos, pada pembukaan yang juga dihadiri Kasat Resnarkoba AKP RJA Purba, Kemenag dan Kepal Puskesmas Kolok dr Ilham itu. Dia berharap agar kegiatan ini dapat berjalan dengan sukses sesuai dengan harapan serta tujuan baik dari program ini.

Kegiatan ditandai dengan pelepasan tanda peserta program rehabilitasi periode II tahun 2022, penyerahan piagam peserta dan memasangan tanda peserta program periode I tahun 2023 serta penampilan seni dari warga binaan. (Simamora)