Dari 4.573 Peserta, Tujuh Desa Wisata asal Kabupaten Sijunjung Masuk Nominasi 500 Besar ADWI 2023

380

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Luar biasa. Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, dibawa kepemimpinan Bupati-Wabup, Benny Dwifa Yiswir,S.STP, M.SI-H.Iradatillah, S.Pt, melalui kakok tangan dingin Kadis Parpora, Afrineldi,SH, kembali menoreh prestasi yang gemilang.

Betapa tidak, di tahun 2023 ini, ada tujuh desa wisata di Ranah Lansek Manih itu masuk nominasi 500 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI).

Bahkan hal itupun disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A., M.B.A. dalam  channel YouTubenya.

Disebutkannya, ADWI 2023, merupakan bentuk kobaran semangat yang terus menggaungkan Indonesia lebih mendunia melalui pariwisata dan ekonomi kreatif. Serta membuka ruang untuk berkarya, memastikan 4,4 juta lapangan kerja tercipta, dan kami masih terus percaya bangkitnya ekonomi dimulai dari desa.

“Inilah momentum kebangkitan pariwisata, di Anugerah Desa Wisata Indonesia 2023,”ucap mantan Cawapres itu dalam channel YouTubenya.

Terkait tujuh desa wisata masuk nominasi 500 besar ADWI 2023 itupun dibenarkan Kepala Dinas Parpora Sijunjung, Afrineldi,SH.

Disebutkannya, Desa Wisata yang mendaftar pada ADWI 2023 seluruh Indonesia tercatat sebanyak 4.573 Desa Wisata. Untuk Sumatera Barat sendiri ada sebanyak 327 desa wisata mengikuti ADWI tahun 2023.

Dijelaskannya, perbandingan provinsi yang masuk 500 desa wisata terbanyak adalah : untuk Indonesia; Sumbar (40 desa wisata), Jawa Timur (40 desa wisata) dan Sulawesi Selatan (40 desa wisata).

Sedangkan untuk Sumatera yang lolos 500 besar nominasi ADWI 2023 itu, yakni, Sumatera Barat (40 desa wisata), Sumatera Ytara (20 desa wisata) dan Lampung (16 desa wisata).

“Alhamdulillah, untuk Kabupaten Sijunjung, ada tujuh desa wisata yang masuk nominasi 500 besar ADWI tahun 2023 ini,”kata Kadis Parpora Sijunjung itu.

Ketujuh Desa Wisata itu, adalah Desa Wisata Kamang, Perkampungan Adat Nagari Sijunjung, Desa Wisata Kunpar, Sisawah, Sumpurkudus, Puncak Caning Bukit Bual dan Desa Wisata Kumanis.

 

Dipaparkannya, penilaian ADWI tahun 2023 tersebut, meliputi Digital dan Kreatif. Akselerasi percepatan transformasi digital serta menciptakan konten kreatif sebagai sarana promosi desa wisata melalui digital. Suvenir, yakni menggali potensi kreativitas dan hasil karya desa wisata berupa KULINER, FESYEN dan KRIYA berbasis kearifan lokal.

Selain itu, kata Afrineldi, penilaian juga meliputi Kelembagaan Desa Wisata dan CHSE. Terbentuknya legalitas berbadan hukum dan pengelolaan desa wisata yang berkelanjutan serta memiliki manajemen risiko dan penerapan CHSE berstandar nasional.

“Semoga kita lolos dan masuk nominasi 50 besar ADWI tahun 2023 dan juga bisa lolos masuk 10 besar,”harap Kadis Parpora.i*