Dihadiri Anggota DPR RI, DPC Gerindra Sijunjung Gelar Konsolidasi dan Temu Kader

863

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Paetai Gerindra Sijunjung, Sumatera Barat, selama dua hari (Kamis-Jumat, 15-16/6/2023) menggelar pertemuan dan konsolidasi bersama kader Partai Gerindra.

Pertemuan dan konsolidasi yang dilaksanakan di Gedung Pancasila Muaro itu diikuti sebanyak seribuan kader partai Gerindra.

Demikian disampaikan Ketua DPC Partai Gerindra Sijunjung, Drs. Syahril Syamra Dt Bgd Nan Putih kepada Jurnalsumbar.Com.

“Pertemuan kader partai Gerindra selama dua hari diikuti oleh 1000 orang, dengan rincian pada hari Kamis 500 orang dan Jumat 500 orang. Kegiatan dihadiri oleh anggota DPR RI , H. Dr Syuir Syam, M.Kes, MMr , anggota komisi IX dari Fraksi Gerindra,”jelas Syahril Syamra.

“Kegiatan tersebut dalam rangka konsilidasi dan pemantapan kader, bersama pengurus DPC, PAC, dan Bacaleg dari ketiga Dapil,”terangnya.

Ketua DPC Partai Gerindra Sijunjung, mengingatkan para kader untuk memegang teguh kesetiaan, karena kesetiaan sangat penting dalam sebuah organisasi, termasuk partai.

Drs. Syahril Syamra Dt Bgd Nan Putih, Ketua DPC Gerindra Sijunjung

Syahril mengutif nasehat Prabowo Subianto, Disiplin adalah nafasku, kesetiaan adalah jiwaku, kehormatan adalah segala-galanya. Kalau orang tidak punya disiplin, katanya, tidak akan bisa bekerja dengan baik, tidak akan dipakai, dan tidak akan berhasil di bidang apapun.

Prabowo mempertegas seperti dikutif Syahril Syamra, kata kesetiaan adalah jiwa.

“Orang pintar dan kaya jika tidak setia kepada negara, rakyat, diberi amanah, diberi tanggung jawab, dia malah korupsi dan sebagainya. Saya meminta kepada kader Gerindra untuk terus berkaca, mawas diri dan mengkoreksi setiap langkah dan tindakan yang diambil,” sebut Menteri Pertahanan itu seperti dikutif Ketua DPC Partai Gerindra Sijunjung.

“Pak Prabowo juga berpesan kepada para kader Gerindra agar tidak lupa bahwa Gerindra ada untuk berbakti pada nusa dan bangsa”.

“Ada yang menganggap partai kendaraan. Enak saja. Partai dianggap bis. Naik seenaknya, turun di tengah jalan. Dak bayar lagi. Memangnya bus Damri,” seloroh Prabowo seperti dikutif Syahril Syamra.

Dia menegaskan, Gerindra bukan kendaraan. Tapi alat juang. Adanya Gerindra untuk mengabdi dan berbakti pada rakyat.

“Partai kita adalah partai alat juang. Yang menganggap kendaraan dan cari makan dan cari kaya, cari tenar, untuk memuaskan diri, anda tidak setia. Anda tidak pantas dihormati,” katanya mengutif pidato Prabowo. *

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here