Sentra IKM Pangan Sawahlunto Diresmikan Dirjen IKMA Kementrian Perindustrian RI Reni Yanita

Kuatkan Daya Saing IKM di Sawahlunto

JURNAL SUMBAR | Sawahlunto – Gedung Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Pangan Kota Sawahlunto diresmikan Direktur Jendral Industri Kecil Menengah dan Aneka (Dirjen IKMA) Kementrian Perindustrian RI, Reni Yanita di Desa Kolok Mudiak Kecamatan Barangin, Senin (5/6/2023). Sentra IKM diharapkan menguatkan daya saing IKM di Sawahlunto.

Dirjen IKMA Reni menyebut, Kementerian Perindustrian terus mendorong pelaku industri pangan untuk menerapkan good manufacturing practices atau cara produksi pangan olahan yang baik (CPPOB) untuk melindungi industri itu sendiri dan konsumen sesuai ketentuan dalam Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 75 Tahun 2010 tentang Pedoman Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (Good Manufacturing Practices).

“Kemenperin meyakini bahwa program-program pembinaan dan pendampingan kepada industri kecil dan menengah pangan dapat mendukung industri tersebut untuk siap meningkatkan skala bisnisnya. Sehingga kami terus mendorong pelaku IKM mempraktikkan sistem keamanan pangan sehingga dapat menghasilkan produk yang memenuhi kebutuhan pasar dari segi kuantitas dan kualitas,” ujarnya.

Untuk Sawahlunto lanjut Reni, perlu adanya sosialiasi yang luas bagi pelaku IKM yang ada, sehingga seluruh IKM khususnya pangan mampu mengambil manfaat dari hadirnya sentra IKM pangan ini.

“Hadirnya sentra IKM ini bisa melakukan pembinaan dan pendampingan bagi IKM pangan, agar dapat menyediakan bangunan dan sarana produksi yang menunjang, meningkatkan sanitasi dan hygiene karyawan, menggunakan peralatan sesuai persyaratan, serta mampu melakukan proses produksi dan memproduksi produk akhir dengan spesifikasi yang konsisten,” ujarnya.

Keberadaan sentra IKM lanjut Reni, juga mampu membangun sharing knowledge antar pelaku IKM sekaligus penguatan branding dan marketing bagi produk yang dihasilkan oleh IKM.

KLB

“Pembinaan yang diberikan kepada sentra IKM diharapkan dapat meningkatkan kompetensi SDM, meningkatkan mutu produksi dan menjamin hasil akhir produk IKM yang dihasilkan,” tuturnya.

Sementara Wali Kota Sawahlunto Deri Asta menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas dukungan dari Dirjen IKMA Kementrian Perindustrian RI, yang mensupport pembangunan sentra IKM Pangan ini. Sentra IKM ini sebut Deri menjadi spirit baru bagi para pelaku IKM untuk dapat bersaing dipasar global.

“Harapannya tentu dapat meningkatkan inkam dari pelaku IKM seiring semakin meningkatnya kualitas produk yang dihasilkan,” sebut Wako Deri Asta.

Deri Asta juga menyebut, ada empat komponen makanan yang dapat diolah di IKM ini diantaranya ; pengolahan berbagai protein seperti daging dan ikan,
pengolahan ubi, penholahan sayur dan buah dengan mesin fast frozen dan pengolahan coklat. Dimana lanjutnya keempat komponen itu diolah dengan mesin industri, sehingga mngurangi beban produksi para pelaku IKM.

Apresiasi lanjut Deri juga disematkan kepada niniak mamak Kanagarian Kolok yang telah menyerahkan tanahnya untuk pembanguanan gendung ini, dimana ditengah keterbatasan lahan yang ada, para pemangku adat mau memberikan kepercayaan kepada pemerintah daerah untuk membangun sentra IKM ini.

“Kita mau semua pelaku UMKM kita naik kelas, dengan meningkatnya kualitas mulai dari SDM dan hasil olahan produk akan semakin meningkatkan nilai jual yang otomatis meningkat juga pendapatan yang muaranya peningkatan ekonomi masyarakat pelakunya,” sebut Wako Deri Asta.

Terpisah Wakil Ketua DPRD Kota Sawahlunto Jaswandi saat menghadiri peresmian tersebut, sangat mendukung setiap inovasi yang dilakukan dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Kami dari legislatif senantiasa memberi dukungan sesuai dengan tupoksi, bagaimana pembangunan yang dilakukan dikota ini bisa berjalan baik. Termasuk yang dilakukan hari ini, dengan adanya gedung sentra IKM Pangan ini, mampu membantu pelaku – pelaku IKM yang ada, untuk lebih baik lagi dalam menghasilkan produknya,” katanya.pariwra

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.