Gunakan Anggaran DAK, RSUD Sawahlunto Bangun Gedung Baru IGD dan Radiologi

HLP

JURNAL SUMBAR | Sawahlunto – Walikota Deri Asta, secara simbolis letakkan batu pertama pembangunan gedung baru Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Radiologi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sawahlunto,Sumatera Barat, pada Kamis (27/7/2023). Gedung baru itu dari Dana Alokasi Khusus (DAK) itu dengan pagu dana Rp9,79 miliar lebih itu.

Walikota Sawahlunto, Deri Asta mengatakan, pembangunan ini merupakan wujud komitmen Pemko dalam meningkatkan kualitas pelayanan pada masyarakat. Salah satunya dengan menambah sarana dan prasarana yang semakin baik.

“Keberpihakan pada kesehatan selaras dengan salah satu misi Pemko Sawahlunto, yakni meningkatkan pelayanan kesehatan yang bermutu dengan memberikan jaminan kesehatan untuk seluruh masyarakat,” ujarnya.

idul adha

Wako Deri juga mengajak semua pihak untuk mendukung dan mengawasinya bersama sehingga pembangunannya dapat berjalan sebagaimana yang diinginkan bersama.

Epi

Sementara Direktur RSUD Sawahlunto dr. Adrian Amri menyebut, pembangunan Gedung Baru IGD dan Radiologi ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus Bidang Kesehatan, Sub Bidang Penguatan Sistem Kesehatan, Tahun Anggaran 2023 dengan pagu anggaran Rp9,76 miliar lebih dan nilai kontrak Rp9,3 miliar lebih.

“Dengan gedung baru ini nanti, maka posisi IGD kita akan lebih representatif, lebih besar dan lebih mudah diakses posisinya,” kata Adrian.

Adrian juga menjelaskan, dikarenakan RSUD Sawahlunto juga merupakan atribut warisan dunia yang dilindungi, sehingga mulai dari tahap perencanaan telah dilakukan koordinasi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI melalui Dinas Kebudayaan Kota Sawahlunto dan bantuan dari berbagai Dinas terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Dinas Perhubungan, Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, Pertanahan dan Lingkungan Hidup untuk penyusunan Dokumen Kajian Dampak Cagar Budaya (KDCB).

“Sehingga dari hasil penyaringan menunjukkan bahwa lembangunan ini tidak akan mengakibatkan dampak yang negatif terhadap nilai penting dan atribut dari bangunan cagar budaya yang melekat pada RSUD Sawahlunto,” sebutnya. Kiy

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.