Lakalantas Maut di Jalinsum Sijunjung, Tiga Guru SD Penumpang Avanza Tewas

1803

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Tiga penumpang mobil Avanza Tewas dalam kecelakaan maut di Jalan Lintas Tengah Sumatera, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (13/9/2023) sore.

Kecelakaan maut yang terjadi di Simpang Pandam Tanjung Gadang Kabupaten Sijunjung pada Rabu (13/9/2023) sore menyebabkan tiga orang meninggal dunia.

Kasat Lantas Polres Sijunjung AKP Zamrinaldi mengungkapkan, tiga korban meninggal merupakan guru agama di tiga sekolah dasar berbeda di Timpeh.

Ketiga korban yang tewas akibat lakalantas maut

Korban meninggal yakni Darliati guru SDN 22 Sei Lansek, Johara guru SDN 27 Kamang dan Ummi Mutoharoh guru SDN 39 Kamang.

“Tiga korban lainnya dirujuk ke RSUD Tanah Badantung,” sebut AKP Zamrinaldi dikonfirmasi Sumbarkita, Rabu malam.

Kasat Lantas Polres Sijunjung, AKP Zamri, SH,

Kasat menyebut, mobil yang terlibat kecelakaan merupakan salah satu dari tiga mobil rombongan guru SD Timpeh yang menghadiri resepsi pernikahan di Tanjung Ampalu Sijunjung.

Toyota Avanza berpenumpang tujuh orang termasuk sopir melaju dari arah Sawahlunto menuju Dharmasraya.

Informasi dari salah satu korban selamat menyebutkan, saat itu Toyota Avanza melaju beriringan dengan satu truk yang berada di depannya.

Saat sampai di TKP, truk di depan Avanza diduga mengerem mendadak. Sopir Avanza yang kaget mencoba banting kemudi ke arah kanan. Namun nahas, saat bersamaan datang truk pengangkut semen dari arah berlawanan hingga kecelakaan tak terhindarkan.

Akibat kecelakaan itu Toyota Avanza ringsek parah. Truk pengangkut semen juga mengalami kerusakan di bagian depan

“Jenazah para korban telah dibawa ke rumah duka masing-masing menggunakan tiga ambulans berbeda sekira pukul 21.00 WIB,” pungkasnya.

Mobil Toyota Avanza BH 1838 RM terlibat tabrakan dengan truk pengangkut semen di Tanjung Gadang Sijunjung, Rabu sore.

Seperti diberitakan, mulanya, Avanza datang dari arah Padang menuju arah Kiliran Jao, Sijunjung.

Di lokasi, sopir Avanza membanting setir ke kanan untuk menghindari truk di depannya yang mengerem mendadak.

Suasana di rumah duka

Avanza akhirnya bertabrakan dengan truk yang datang dari arah berlawanan.

“Hasil pemeriksaan di lokasi, sopir minibus ini menghindari truk di depannya yang rem mendadak. Dia banting setir. Kalau dilihat dari CCTV, truk itu (yang dihindari),” kata Zamrinaldi, Rabu.

Kejadian itu mengakibatkan tiga penumpang Avanza tewas, yaitu Karliati (46), warga Talang Sungai Lansek, Johara (52), warga Batang Kariang, dan Umi Mutoharoh (38), warga Timpeh Ampek.

Sementara tiga penumpang lainnya mengalami luka-luka.*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here