BREAKINGNEWS; Ruas Jalinsum Di Sijunjung Banyak yang Rusak dan Berlubang

553
Lubang menganga yang menghiasi jalan lintas Sumatera di Sijunjung mengundang maut bagi pengguna jalan.

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Dihimbau pada pengendara yang melewati Jalinsum Sijunjung mulai dari arah Padang Sibusuk – Kiliran Jao diminta untuk lebih berhati-hati, karena di sejumlah area terdapat kerusakan badan jalan berlubang dan amblas. Bahkan di beberapa titik lubang terpantau cukup parah, berukuran besar, dalam.

Kondisi ini berpotensi mengundang kecelakaan lalu lintas dari kedua arah, atau berujung terjadinya kerusakan kendaraan akibat terperosok lubang. Terlebih saat ini Kabupaten Sijunjung masih terus dilanda musim hujan berkepanjangan.

Hal ini kembali ditegaskan Kqpolres Sijunjung AKBP Andre Anas melalui Kasat Lantas AKP Zamrinaldi sekaitan tingginya arus lalu lintas di Jalinsum Sijunjung dari arah Muaro Kalaban menuju Kiliran Jao, maupun sebaliknya, Jumat (12/1/2024). Baik sepeda motor, kendaraan roda empat, bus umum, serta truk bermuatan sarat.

Kasat Lantas Polres Sijunjung, AKP Zamri, SH,

Namun dalam hal ini musim hujan masih terus melanda wilayah Sijunjung, pada siang hari maupun malam, sehingga badan jalan kerap tergenang air di beberapa area. Maka saat melintas dilaporkan tak jarang kendaraan ngerem mendadak atau banting stir begitu berhadapan dengan jalan berlubang/rusak. Ujung-ujungnya terjadi insiden.

“Jalan Lintas Sijunjung kini mulai kembali parah, di beberapa titik terdapat kerusakan berupa jalan berlubang dan amblas. Maka itu para pengendara diminta untuk lebih berhati-hati, kurangi kecepatan di titik-titik ramai/rawan,” ujar AKP Zamrinaldi seperti dikutif dari Padel.Co.

Ruas Jalinsum Di Sijunjung banyak yang rusak

Terutama kendaraan-kendaraan yang asal luar daerah, tentunya banyak yang tidak faham dengan kondisi/medan jalan Sijunjung dan mereka akhirnya leluasa saja tancap gas dengan kecepatan tinggi. Tanpa disadari di beberapa titik berhadapan jalan berlubang, bahkan di antaranya berdiameter besar dan dalam. Alhasil pengendara refleks ngerem mendadak atau banting stir.

Bagi yang tidak ada kesempatan mengelak, tentu terperosok ke lubang. Ujung-ujungnya dari sekian banyak kendaraan yang masuk lubang seketika itu langsung mengalami kerusakan, atau pecah ban.

“Sebelum semuanya terjadi, diharapkan para pengendara meningkatkan kewaspadaan, selalu berhati-hati, hindari melaju berkecepatan tinggi,” ingatnya lagi.sumber; padek.co/anton

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here