Dibuka Rengga, Sidang Paripurna Istimewa HJK ke-77 DPRD Sijunjung Dihadiri Menteri PPPA dan Anggota DPR RI Andre Rosiade

Suasana Sidang Paripurna Istimewa DPRD Sijunjung, terlihat Menteri PPPA RI, Arifatul Choiri Fauzi (Arifah Fauzi) menyampaikan sambutannya 

Menteri PPPA RIArifatul Choiri Fauzi (Arifah Fauzi)

JURNAL SUMBAR| Sijunjung – Puncak Hari Jadi Kabupaten (HJK) Sijunjung ke-77, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, diawali Sidang Paripurna Istimewa di ruang Sidang Gedung DPRD setempat, Rabu (18/2/2026).

Gedung DPRD Sijunjung

Sidang istimewa yang diawali pembacaan Kalam illahi itu, dan mengheningkan cipta dipimpin Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI , Arifatul Choiri Fauzi (Arifah Fauzi). Kemudian dilanjutkan penayangan kilas balik dan sejarah Kabupaten Sijunjung yang berdiri sejak 18 Februari 1949 hingga kini sudah berusia 77 tahun yang kini dipimpin Bupati Benny Dwifa Yuswir, S.STP.,M.SI., dan Wabup Sijunjung, H. Iraddatillah, S.Pt.,

Ketua DPRD Sijunjung, Rengga Wana Putra

Sidang itu sendiri dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Sijunjung Rengga Wana Putra, SM., didampingi Wakil Ketua DPRD, Kepridaus, dan Drs. Syahril Syamra serta dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, S.STP., M.Si., dan H. Iraddatillah, S.Pt., serta diikuti oleh Anggota DPRD Kabupaten Sijunjung.

Menariknya lagi, puncak HJK ke-77 Sijunjung itu juga dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI , Arifatul Choiri Fauzi (Arifah Fauzi)
dan Anggota DPR RI, H. Andre Rosiade, S.E., selaku tokoh masyarakat Sijunjung, Gubenur Sumbar Mahyeldi Ansharullah unsur Forkopimda Provinsi Sumbar dan para kepala daerah kabupaten/kota daerah, Pimpinan DPRD tetangga dan Rektor UNP dan Rektor Unand juga hadir.

Kemudian, hadir pula unsur Forkopimda Kabupaten Sijunjung, Ketua TP PKK Ny Riri Benny, Ketua GOW Ny Dona Iraddatillah, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Sijunjung Jaheri, Staf Ahli, Para Asisten, Kepala OPD dan Camat.

Hadir juga Ketua LKAAM, MUI, Bundo Kanduang, Tokoh – tokoh masyarakat, Ketua KPU, Bawaslu, Pimpinan Parpol, Ormas, BUMN/BUMD, Ketua Forum Pelayanan Publik, Ketua Forum Kabupaten Sijunjung Sehat, Ketua BazNas serta tamu undangan lainnya.

Sidang istimewa DPRD dalam rangka memperingati HJK ke-77 itu dibuka langsung Ketua DPRD Sijunjung, Rengga Wana Putra. Dalam sambutannya, ia mengatakan, suatu kebanggaan bagi Sijunjung Sidang istimewa Dihadiri Menteri RI.

Suasana penyambutan Menteri PPPA dan rombongan

“Dengan harapan selalu ada bantuan dari pemerintah pusat dengan saling bersinergi antara daerah dan pemerintah pusat. Acara pokok sidang istimewa agenda peringati HJK ke-77. Ini adalah puncak HJK ke-77 dan sehari sebelumnya dilaksanakan upacara di Tugu TBA, Kecamatan Sumpurkudus.,”sebutnya.

“Melalui peringatan HJK ke-77 hendaknya dapat mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur serta sejahtera. Dengan diresmikannya proyek strategis PPPA kami ucapkan terimakasih banyak. Kehadiran ibu menteri menunjukkan kepedulian yang luar biasa,”ucap Rengga Wana Putra dengan mengucapkan selamat HJK ke-77 mengakhiri sambutannya.

Bupati Benny Dwifa, dalam sidang istimewa HJK Sijunjung ke-77, menyampaikan terimakasih pada Menteri PPPA dan Andre Rosiade Anggota DPR RI yang sempat terjebak di Gerobak Data Kabupaten Solok.

Dalam sambutannya, Bupati Sijunjung juga menyampaikan, “Kalau saja dibangun jalan tembus Kabupaten Solok dan Lubuktarok Sijunjung, hanya jarak tempuh 15 menit. Moga ini jadi perhatian khusus bagi pak Andre Rosiade,”ucapnya mengawali sambutannya.

Benny menyebutkan, selamat datang pada Menteri PPPA, anggota DPR maupun tamu undangan lainnya.

Peringatan HJK ke-77, menjadi momentum untuk perubahan lebih maju. Semangat bergotong royong menjadi kunci pembangunan sesuai dengan visi-misi RPMJ.

Pada momen HJK ke-77, sebut Benny, pihaknya mengambil tema; “Berkolaborasi Membangun, Wujudkan Sijunjung IDAMAN (Inovatif, Daya Saing, dan Mandiri). Kemajuan Sijunjung terlihat lebih pesat dibandingkan sebelumnya.

“Kondisi ini tidak terlepas dari sinergi serta kolaborasi serta hubungan harmonis antara pemerintah daerah dan DPRD serta Forkopimda yang selama ini telah terjalin erat dalam membangun Sijunjung, ini tentu perlu dipertahankan dimasa akan datang,” ujarnya.

Bupati Sijunjung Benny 

Ia juga menyampaikan perkembangan Geopark Silokek. Menurut Benny Pemkab Sijunjung juga berkolaborasi dengan Nagari untuk pembangunan termasuk kemitraan dengan dunia usaha. Ia juga menyebut, Pemkab Sijunjung telah membangun 21 rumah tak layak huni. Ia juga menyebutkan terimakasih pada Pempus atas bantuan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sijunjung.

“Mari kita jadikan tema ini sebagai momentum untuk bersama-sama memberikan yang terbaik, bekerja sama mencapai visi dan misi serta melakukan perubahan untuk Sijunjung yang lebih maju, karena penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah tidak akan berjalan dengan baik, apabila tidak didukung oleh segenap elemen masyarakat,” urainya.

Dijelaskan Bupati, Kabupaten Sijunjung berhasil meraih berbagai capaian positif yang salah satunya dapat terlihat dari indikator makro kinerja pembangunan yang ada di data BPS. Ia juga menyampaikan berdirinya SPPG termasuk koperasi merah putih.

Sementara itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, mengucapkan selamat Hari Jadi Kabupaten Sijunjung ke-77. Gubernur juga menyinggung soal TKD. “Kapan TKD turun, “ucapnya berharap adanya anggaran untuk pembangunan di Kabupaten Sijunjung, umumnya Sumatera Barat.

“Atas nama pribadi dan mewakili Pemprov Sumbar, saya ucapkan selamat ulang tahun yang ke-77 kepada Kabupaten Sijunjung. Semoga dengan pertambahan usia ini, Sijunjung semakin maju dan sejahtera,” ujarnya.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah

“Sijunjung ini istimewa dibandingkan daerah lain. Itu dibuktikan dengan adanya Perkampungan Adat dan Jatidiri Sijunjung akan selalu terjaga dengan adat bersandikan syarak dan syarak bersandikan kitabullah,”jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan Gubernur, bahwa Kabupaten Sijunjung merupakan implementasi nyata dari otonomi daerah.

“Diharapkan Kabupaten Sijunjung bisa menjelma menjadi kabupaten yang maju dengan mengandalkan potensi yang dimiliki, terutama potensi kepariwisataan yang sudah berkembang seperti Geopark Silokek dan kearifan lokalnya terawat dengan baik dan menarik kunjungan wisatawan,” tuturnya, menyebutkan pembayaran pajak 2025-2026 terbanyak adalah Kabupaten Sijunjung, bersumber dari perkebunan.

“Kalau dilihat dari capaian yang disampaikan bupati tadi, Pemkab Sijunjung sudah membuktikan keseriusannya dalam membangun daerah,” ujarnya.

Ia berharap Pemkab Sijunjung dan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) untuk terus meningkatkan kinerja dalam menciptakan inovasi demi memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Mahyeldi juga berharap adanya sinergi antara Ranah dan Rantau. “Pak Andre ini adalah Ketua Ikatan Keluarga Minang (IKM), semoga di HJK ke-77, sinergi kolaborasi terus terbangun dan terjaga dengan baik,”ucap Gubernur Sumbar menyebutkan Pemerintah sedang memproses dan memperjuangkan Buya Syafii Maarif jadi Pahlawan Nasional. Ia juga berharap agar Bupati dan Wabup untuk selalu kompak. “Untuk itu saya minta agar Sekda menjaganya,”ucap Gubernur penuh makna.

Mewakili tokoh masyarakat Sijunjung, Andre Rosiade (Wakil Ketua VI DPR RI), menyebutkan selamat datang pada Menteri PPPA. “Iko kampung ambo, pak Jon Firman Pandu contoh Bupati Sijunjung selalu kompak,”ucap Andre Rosiade mengawali mengaku tersandera di Gerobak Data Solok akan mengaspal Gerobak Data dengan Inpres. Andre berharap percepatan pembangunan Sijunjung lebih baik.

Andre Rosiade

Ia menyebutkan masyarakat perantau Minang di seluruh dunia mencapai 12 juta orang. Termasuk masalah migas juga disampaikan Andre.

Andre berharap pada Kapolres Sijunjung, agar PETI-PETI untuk ditutup dulu. “Pak Kapolres, PETI-PETI Itu ditutup dulu, karena saat ini WPR tengah di proses dan yang mau menambang harus disiapkan koperasi dulu dan nanti bisa masuk ke PAD kalau sudah legal, dengan izin 10 hektar,”tegasnya.

Ia juga menyebutkan Sanitasi di Sumatera Barat terjelek kedua di Indonesia. “Manfaatkan lah kami, sebagai perpanjangan tangan, 14 DPR RI dan 4 orang anggota DPD RI,”harap Andre, juga menyebutkan pembangunan di Agam dan Tanah datar.

Kemudian, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI , Arifatul Choiri Fauzi (Arifah Fauzi), mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten Sijunjung. Ia juga menyebutkan Andre adalah saudaranya yang juga bertemu pada HJK ke-77.

“Selamat HJK ke-77, dan selamat memperjuangkan perlindungan anak dan selamat Ranah Minang Geopark Silokek. Atas nama PPPA, kami ucapkan selamat atas hubungan baik dan kolaborasi semua pihak untuk pembangunan Sijunjung dan pencapaian kinerja perlindungan anak. PPPA adalah yang pertama di Kabupaten Sijunjung. Kami usulkan 71 kabupaten kota, yang lolos DAK fisik hanya 41 kabupaten kota dan Sumbar lolos DAK 10 persen. Untuk Sijunjung sendiri DAK nya lebih dari 5,1 miliar DAK fisik dan tahun 2026, DAK Non fisik Kabupaten Sijunjung memperoleh bantuan sebanyak 400 juta lebih,”sebutnya.

Kabag Persidangan, Doni Novrizon.

Sidang istimewa paripurna DPRD Sijunjung itu berlangsung sukses dan lancar. “Kami mengucapkan terimakasih pada semua pihak atas suksesnya penyelenggaraan puncak HJK Sijunjung ke-77 ini, ” kata Sekwan melalui Kabag Persidangan dan Humas Sekretariat DPRD Sijunjung, Doni Novrizon, S.H., M.M, menjawab Jurnalsumbar.Com, usai acara.*

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.