Didampingi Istri Bupati, Menteri PPPA RI Kunjungi Lorong Waktu Minangkabau Di Perkampungan Adat Nagari Sijunjung

Menteri PPPA RI Terkesima Pesona Lorong Waktu Minangkabau yang ada  Di Perkampungan Adat Nagari Sijunjung

JURNAL SUMBAR| Sijunjung – Keaslian nilai adat dan budaya yang masih terjaga menjadikan Desa Wisata Perkampungan Adat Nagari Sijunjung di Kabupaten Sijunjung meraih Juara 1 kategori Desa Wisata Berkembang dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia(ADWI) Tahun 2023.

Pesona keaslian adat tersebut menarik perhatian Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifatul Choiri Fauzi, yang melakukan kunjungan langsung ke perkampungan adat itu pada Rabu (18/2/2026), usai mengikuti Sidang Istimewa DPRD dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sijunjung ke-77.

Kunjungan itu didampingi langsung oleh istri  Bupati yang juga Ketua Dekranasda Kabupaten Sijunjung, Ny. Nedia Fitri Benny Dwifa, Pj. Sekretaris Daerah, Jaheri, Kepala Dinas Parpora, Afrineldi, Kepala Diskominfo, Ezwandra.

Begitu menginjakkan kaki di kawasan perkampungan adat, Menteri PPPA mengaku seolah berada di masa lampau budaya Minangkabau.

“Saat ini saya berada Perkampungan Adat Sijunjung, ini merupakan rumah adat yang sudah ratusan tahun berdiri, kita patut bangga sebagai warga Indonesia yang tetap mempertahankan tradisi-tradisi leluhur. Ini harus kita jaga bersama supaya bisa menjadi sesuatu yang akan diceritakan sejarahnya untuk anak cucu kita,” ungkapnya penuh kekaguman.

Ia berharap, kekayaan adat dan budaya Minangkabau yang masih autentik di Perkampungan Adat Nagari Sijunjung ini dapat terus meningkatkan semangat masyarakat untuk melestarikannya secara turun-temurun.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Arifatul Choiri Fauzi tampak bahagia dan antusias saat dikenakan pakaian adat Minangkabau serta mendapat pengalaman langsung diajarkan menenun kain tradisional di Perkampungan Adat Nagari Sijunjung.

Momen tersebut menjadi simbol kedekatan antara pemimpin nasional dengan kearifan lokal, sekaligus wujud apresiasi terhadap peran perempuan dalam pelestarian adat dan budaya Minangkabau.dicko

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.