Kapolres Sikapi Keresahan Kepsek Adanya Oknum Wartawan Dan LSM Yang Melakukan Intimidasi Ke Sekolah

Kapolres Sawahlunto, Sumatera Barat, AKBP Simon Yana Putra, S.Ik.,M.H., didampingi Kasat Intelkam, AKP Marwan, S.H., dan Kasi Humas Polres Sawahlunto, AKP Febri Jhoni, S.H.,

JURNAL SUMBAR | Sawahlunto – Setelah mendapat informasi dari awak media, Kapolres Sawahlunto, Sumatera Barat, AKBP Simon Yana Putra, S.Ik.,M.H., akan menyikapi informasi adanya dugaan intimidasi oleh oknum yang mengatasnamakan wartawan dan Oknum LSM.

Tak ayal kalangan kepala sekolah SMA /SMK serta para guru di wilayah Kota Sawahlunto, pusing karena mendapatkan perlakuan yang kurang pantas dari oknum wartawan dan LSM.

Hal itu terungkap saat Kapolres Sawahlunto silaturahmi dengan awak media setempat pada Senin (9/3/2026) di Mapolres setempat.

Kapolres Simon berjanji akan menyikapi informasi tersebut. “Terimakasih atas informasinya dan akan kita sikapi informasi tersebut,”ucap kapolres yang didampingi Kasat Intelkam, AKP Marwan, S.H., dan Kasi Humas Polres Sawahlunto, AKP Febri Jhoni, S.H.,

Kapolres Sawahlunto, Sumatera Barat, AKBP Simon Yana Putra, S.Ik.,M.H.,

Hal itu pun tak ditampik oleh salah seorang kepala sekolah menengah atas (SMA) daerah setempat.

“Para oknum wartawan dan oknum LSM kerap melakukan intimidasi hingga berujung ke arah pemerasan dengan modus akan memberitakan masalah di sekolah tersebut jika tidak memberikan nominal uang tertentu.”ungkap kepala sekolah yang tidak mau disebutkan identitasnya.

“Bahwa oknum tersebut mendatangi sekolah..Mempertanyakan pengelolaan dana dana sekolah dan sumbangan yang jelas diatur di Permendikbud.

“Kita sangat wellcome pada para LSM dan media yang ke lembaga selama tidak arogan dan prosedural sesuai dengan SOP dan tidak langsung membuka ruang KS seenaknya”.

“Para guru mengira bahwa kedatangan mereka untuk silaturahmi kepada kepala sekolah, oknum yang mengaku wartawan tersebut mempertanyakan penggunaan dana dan sumbangan dari wali murid sehingga mempersalahkan atas pengelolaan dana tersebut di sekolah kami,”tambah sumber.

Kepala SMAN 3 Sawahlunto, Benzulheri, S.Pd., M.Si.,

“Setiap tahun kami selalu membuat laporan kepada dinas pendidikan sesuai dengan regulasi yang ada,”tambahnya.

Merasa kesal atas perlakuan para oknum terebut karena sering sekali datang ke sekolah tidak dengan cara humanis dan santun, sehingga pihak kepala sekolah menyampaikan informasi itu ke pada media ini.

Apabila nanti datang kembali pihak sekolah akan mengambil sikap tegas untuk melaporkan oknum wartawan tersebut. “Keresahan dirasakan bukan hanya satu sekolah kami akan tetapi sekolah-sekolah lainpun bercerita atas tindakan para oknum tersebut”, imbuhnya.

Hal itu juga dibenarkan Kepala SMAN 3 Sawahlunto, Benzulheri, S.Pd., M.Si., “Iya, kami juga pernah didatangi oknum – oknum tersebut,”ucap pak Ben panggilan akrab Benzulheri kepada Jurnalsumbar.Com, Selasa (10/2/2026).

Subandi, Wartawan senior Harian Singgalang/Topsatu

Itupula sejumlah wartawan menyampaikan informasi tersebut pada Kapolres Sawahlunto.

“Kami berharap kepada dinas terkait  dan Polres Sawahlunto segera memberikan tindakan tegas kepada para oknum wartawan dan Oknum LSM tersebut. Karena hal ini dapat menjatuhkan nama baik wartawan dan lsm, serta hal tersebut akan merusak citra wartawan/jurnalis, karena hal tersebut dapat menggangu ketertiban dan keamanan masyarakat,” tegas Subandi mantan Ketua PWI Sawahlunto yang juga Wartawan senior asal Kota Arang, Sumbar itu.*

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.