Ketua DPW IKM Bengkulu Cabup Sijunjung 2030 2035, Alboy Novebra Hadiri Kegiatan Pacu Jawi Di Tanah Datar 

Ketua DPW IKM Bengkulu Alboy Novebra dan rombongan Hadiri Kegiatan Pacu Jawi Di Tanah Datar

JURNAL SUMBAR| Tanah Datar – Dipimpin Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Keluarga Minang (IKM) Provinsi Bengkulu, Alboy Novebra, S.Kom, M.H., bersama 105 perantau dari Bumi Raflesia Bengkulu menghadiri acara kegiatan pacu Jawi dan kesenian tradisional Alue Katentong di Tanah Datar pada Sabtu (12/9/2026) lalu.

“Alhamdulillah, rombongan IKM Provinsi Bengkulu disambut dengan baik oleh Pemkab dan masyarakat Tanah Datar. Kami mengucapkan terimakasih atas kunjungan kami yang diterima dengan baik,”kata putra asli Kecamatan IV Nagari, Kabupaten Sijunjung itu yang siap berkompetisi di Pilkada Sijunjung 2030-2035 mendatang.

Rombongan IKM bersama Bundo Kanduang Provinsi Bengkulu tersebut diterima Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly. Pertemuan berlangsung di Indojolito Batusangkar, pada Sabtu 12 September 2026 itu.

Ketua Harian DPW IKM Provinsi Bengkulu Alboy Nofebra, mengatakan kunjungan tersebut tidak hanya untuk bersilaturahmi. Rombongan juga ingin mengenal langsung potensi wisata adat dan budaya Tanah Datar.

“Kunjungan kami disamping untuk bersilaturahmi. Juga untuk mengunjungi beberapa lokasi wisata adat dan budaya,” ujarnya kala itu.

Dua lokasi yang menjadi tujuan rombongan yakni alek nagari Pacu Jawi dan Alue Katentong. Alue Katentong merupakan kesenian tradisional dari Nagari Padang Laweh, Kecamatan Sungai Tarab.

Alboy mengatakan kedua potensi budaya tersebut menjadi daya tarik bagi rombongan IKM Bengkulu. Rombongan juga berencana membawa bantuan untuk masyarakat di kedua lokasi tersebut.

Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly mengapresiasi kunjungan perantau IKM Provinsi Bengkulu. Ia menilai kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi daerah kepada perantau.

Ahmad Fadly mengatakan, Pacu Jawi dan Alue Katentong, merupakan sebagian dari potensi wisata Tanah Datar. Menurutnya, daerah tersebut masih memiliki banyak destinasi budaya yang dapat dikembangkan.

Ia juga menawarkan Nagari Tuo Pariangan sebagai salah satu destinasi yang layak dikunjungi. Selain sejarah Minangkabau, kawasan tersebut memiliki potensi UMKM dan kuliner yang dapat mendukung sektor pariwisata.

Pemerintah Kabupaten Tanah Datar juga mendorong perantau berkontribusi melalui investasi di daerah. “Kami juga mengajak Bapak dan Ibu perantau menanamkan investasi di Tanah Datar, dan kami siap memfasilitasi,” ujarnya.

Ahmad Fadly turut menyampaikan apresiasi atas bantuan perantau IKM Provinsi Bengkulu saat bencana. Bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat Tanah Datar yang terdampak bencana.rel/rri

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.