HUT Korpri dan PGRI di Sijunjung, Wabup Arrival Boy: Presiden Minta ASN Netral Dalam Pilkada

1025

JURNAL SUMBAR | Sijunjung-
Upacara Bendera HUT Korpri dan PGRI yang dipusatkan di lapangan sepakbola Prof. M. Yamin,SH, Muari Sijunjung, Rabu (29/11/2017) berlangsung tertib, lancar dan sukses. Bertindak selaku pembina upacara dan komandan upacara, Wakil Bupati H. Arrival Boy, SH dan Carly Marlinton, SPd, guru SLTPN 07 Sijunjung.

Sedangkan perwira upacara dijabat Ramler, SH, MM, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung. Cadangan Perwira Upacara Drs. Yunani, SE, M.Si, Kepala Kantor Kesbangpol & Linmas, Perwira Keamanan Mashariyanto, SE Kepala Dinas PolPP & Damkar dan pengibar bendera merah putih juga dipercayakan kepada staf Kantor Kesbangpol & Linmas Hendru Young, SH, Alex Mustika Surya Lesmana dan Yohanda Tedo Pratama.

Sementara teks Pembukaan UUD 1945 dibacakan oleh Meme Andrinof, SSTP dari Bappeda, Teks Panca Prasetya Korpri dibacakan oleh Delfi, SPd, guru SDN 11 Silokek.

Upacara bendera itu dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Walbardi, Unsur Forkopinda, ketua Pengadilan Negeri Muaro, ketua Pengadilan Agama Sijunjung, Sekdakab Zefnihan, AP, M.Si, perwira TNI/Polri, para hakim dan jaksa, pejabat teras Pemkab, kepala OPD, instansi Vertikal Ketua GOW Ria Arrival Boy dan anggota berbagai organisasi wanita.

Peserta upacara terdiri dari keluarga besar KORPRI, Keluarga Besar PGRI anggota Kodim dan Polres serta siswa SLTA dan SLTP.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Korpri ke 46 tahun 2017, dalam sambutannta yang dibacakan Wakil Bupati Sijunjung, Arrival Boy, mengharapkan kepada segenap keluarga besar Korpri yang sudah dan mengemban tugas, tanggung jawab, serta pengabdian kepada Negara, Bangsa dan Rakyat diseluruh penjuru tanah air dan dunia, agar bisa menjadikan momentum Pilkada serentak 2018 sebagai ajang ujian atas netralitas dan profesionalisme saudara saudara.

“Ujian untuk menerapkan panca prasetya Korpri. Ingatlah bahwa pengabdian anggota Korpri bukanlah kepada kepentingan kelompok maupun individu. Melainkan pengabdian anggota korpri hanyalah kepada negara, bangsa dan rakyat,” kata preseden seperti dibacakan Wabup.

Diakhir sambutannya, Presiden Joko Widodo, mengharapkan kepada Korps Profesi Pegawai Aparatur Sipil Negara RI menjadi pusat Inovasi dan tempat lahirnya loncatan-loncatan kemajuan dalam peningkatan kualitas pelayanan publik.sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pemerintahan korps berperan menjaga kode etik, profesi, satandar pelayanan profesi dan mewujutkan jiwa korps Aparatur Sipil Negara sebagai pemersatu Bangsa.

Sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Muhadjir Effendy dalam rangka Hari Ulang Tahun PGRI yang ke 72 tepatnya jatuh pada tanggal (25/11/2017) yang juga dibacakan Wakil Bupati Sijunjung Arrival Boy menyampaikan bahwa dalam rangka momentum Hari Guru Nasional hendaknya kita jadikan sebagai refkeksi apakah guru-guru kita sudah cukup profesional dan menjadi teladan bagi peserta didiknya.

Menteri pendidikan dan kebudayaan mengharapkan bagi pemerintah, peringatan hari guru juga menjadi titik evaluasi yang strategis bagi pengambilan kebijakan. Bagaimanapun harus diakui bahwa masih banyak persoalan guru yang belum sepenuhnya teratasi. Oleh sebab itu, kebijakan-kebijakan yang sedang dan akan terus dilaksanakan adalah menjadikan guru lebih kompeten, propesional, terlindungi dan pada gilirannya lebih sejahtera, mulia dan bermartabat, harap Menteri Muhadjir Effendi. Andi Humas