Dibuka Bupati Sijunjung, Bursa Inovasi Desa Diikuti Tiga Kecamatan

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Kementerian Desa Tertinggal dan Transmigrasi mengeluarkan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa, untuk itu Tim pelaksana inovasi desa di Kabupaten Sijunjung menyelenggarakan kegiatan bursa inovasi desa guna meningkatkan produktivitas masyarakat dan kemandirian ekonomi serta mempersiapkan pembangunan sumber daya yang memiliki daya saing yang diikuti peserta di tiga kecamatan daerah setempat.

Kegiatan tersebut dibuka langsung Bupati Sijunjung, diwakili staf ahli bupati, Syahrial di Gedung UDKP Kecamatan Sijunjung, Senin pada (15/7/2019).

Dalam sambutannya, Syahrial mengatakan bahwa Bursa Inovasi Desa adalah program untuk mendorong peningkatan kualitas pemanfaatan dana desa dengan memberikan rujukan inovasi pembangunan desa serta merevitakisasi peran pendamping dalam pengembangan potensi ekonomi lokal dan kewirausahaan, pengembangan sumber daya manusia serta infrastruktur desa.

“Selain itu, BID berperan sebagai salah satu cara Pemerintah memberikan apresiasi atau pengetahuan terhadap inisiatif baik yang yelah dilakukan oleh masyarakat desa. Proses ini dapat dimanfaatkan sebagai pertukaran pengalaman dari satu nagari ke nagari lainnya, sehingga tumbuh semangat untuk melahirkan inovasi-inovasi baru dalam pembangunan desa ,” ungkapnya.

Sedangkan kegiatan-kegiatan yang dipamerkan dalam Bursa Inovasi Desa yakni kegiatan-kegiatan yang bernilai inovatif dalam pembangunan desa yang bukan dalam bentuk barang tetapi dalam bentuk ide-ide kreatif yang lahir dan berkembang di desa-desa.

Kemudian, Ketua pelaksana Bursa Inovasi Desa (BID), Irsal menyebutkan kegiatan BID bertujuan untuk menjembatani kebutuhan pemerintah desa akan solusi bagi penyelesaian masalah, serta inisiatif atau altenatif kegiatan pembangunan desa dalam rangka penggunaan dana desa yang lebih efektif dan dan inovatif.

Adapun peserta Bursa Inovasi Desa ini sebanyak 60 orang terdiri dari cluter pertama dari tiga Kecamatan, yaitu Kecamatan Sijunjung, IV Nagari dan Lubuk Tarok, yang masing-masing diwakili Wali Nagari, BPN dan Kader Pembangunan Manusia.

Hadir kesempatan itu, Kepala Dinas PMN diwakili Kabid Keuangan dan Pembangunan, Camat Sijunjung, IV Nagari dan Lubuk Tarok dan Forkopimcam Sijunjung. dicko
editor; saptarius

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.