Pemkab Sijunjung Gelar Pelatihan Keterampilan

Jurnal Sumbar

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Pemerintah Kabupaten Sijunjung melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak gelar pelatihan keterampilan. Kegiatan tersebut dalam rangka pelayanan sosial bagi korban tindak kekerasan. Kegiatan itu dilaksanakan di Jorong Ranah Sigadiang, Nagari Persiapan Padang Laweh Selatan, Kecamatan Koto VII selama lima hari, dimulai Selasa-Sabtu (10-14/8/2019).

Kegiatan yang diikuti sebanyak 25 orang perempuan yang mengalami perlakuan salah atau penelantaran yang berumur maksimal 45 tahun di Nagari Padang Laweh Selatan ini dibuka secara resmi Kepala Dinas Sosial PPPA, Yofritas, ST.MT dan dihadiri Kabid Rehabilitasi Sosial, Hendri Nurka, S.Sos, Sekretaris Nagari, Syawal serta undangan lainnya.

Kadis Sosial PP dan PA, Yofritas, ST.MT pada kesempatan itu menyebutkan, untuk mewujudkan kehidupan yang layak dan bermartabat, serta untuk memenuhi hak atas kebutuhan dasar warga negara demi tercapainya kesejahteraan sosial, negara menyelenggarakan pelayanan dan pengembangan kesejahteraan sosial secara terencana, terarah dan berkelanjutan.

Salah satu upaya dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial lanjut Yofritas adalah rehabilitasi sosial. “Rehabilitasi sosial adalah proses refungsionalisasi dan pengembangan untuk memungkinkan seseorang mampu melaksanakan fungsi sosialnya secara wajar dalam kehidupan bermasyarakat,”ujarnya.

PERANTAU SIJUNJUNG

Rehabilitasi sosial dimaksudkan untuk memulihkan dan mengembangkan kemampuan seseorang yang mengalami difungsi sosial agar dapat melaksanakan fungsi sosialnya secara wajar.

“Untuk itu diharapkan kepada peserta agar mengikuti pelatihan dan keterampilan ini dengan baik, agar apa yang di dapatkan dalam pelatihan ini bisa membantu perekonomian dalam kehidupan sehari hari,”harap Kadis Yofritas.

Kabid Rehabilitasi Sosial Hendri Nurka, S.Sos dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menambah ilmu dan memberikan peluang untuk berusaha dalam jangka waktu yang tidak terbatas. “Dengan berkembangnya usaha ini diharapkan dapat menjadi penupang ekonomi keluarga,”ucapnya.

Instruktur pada pelatihan ini adalah saudari Cici Jonita yang merupakan sarjana tata boga lulusan Universitas Negeri Padang,”ujar Hendri.

“Dalam praktek ini memerlukan bolkit berupa peralatan masak seperti kompor gas, oven dan peralatan masak lainnya, untuk itu panitia telah sediakan semua nya, setelah pelatihan nanti semua peralatan tersebut akan diberikan kepada peserta sesuai dengan kebutuhan masing masing,”ujar Hendri Nurka.andri
editor; saptarius

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.