Antisipasi Pembelajaran Sosiologi di Era Digital, Program PDS UNP di SMAN 3 Padang Berakhir

111

JURNAL SUMBAR | Padang — Mengantisipasi masalah pembelajaran sosiologi di era Digital sejak 3 bulan yang lalu, Agustus hingga Oktober 2019 lalu melalui Penugasan Dosen di Sekolah (PDS) telah berlangsung di SMA Negeri 3 Padang. Universitas Negeri Padang (UNP) dalam program PDS ini menugaskan Dr Erianjoni.

” Kita sangat bersyukur dipilihnya SMAN 3 Padang untuk pelaksanaan program ini, dan kita telah bantu segala sesuatu untuk ketercapaian PDS” Kata Abinul Hakim, S.Pd, MM Kepala SMAN 3 Padang disela-sela shooting testimoni sebagai rangkai penutupan program tersebut.

Dikatakan Abinul Hakim, untuk kelancaran program PDS dari UNP itu yang berlangsung sejak 3 bulan yang lalu untuk mata pelajaran Sosiologi, pihaknya juga menugaskan Mimi Maryani Syam, S.Sos sebagai guru mata pelajaran sosilogi sebagai bermitra Dr Erianjoni.

“SMAN 3 Padang salah satu SMA piloting dalam program ini tentu mendukung keberhasilan pelaksanaan program PDS di tahun 2019, dan kita sangat bersyukur dipilihnya SMAN 3 Padang untuk pelaksanaan program ini,” imbuh Abinul Hakim.

Secara terpisah Dr Erianjoni mengungkapkan kegiatan PDS merupakan kegiatan tahun kedua, setelah tahun 2018 lalu, UNP memenangi Hibah Kompetisi PDS tingkat nasional, kegiatan ini digelar ditingkat SLTP, SLTA bahkan di perguruan tinggi.

” Dipilihnya SMAN 3 Padang sebagai piloting karena di SMA ini memiliki jalur Lintas Minat Sosiologi di kelas IPA,” Kata Dr.Erianjoni ketika ditanya tentang penentuan lokasi kegiatan.

Sementara itu Ketua Program PDS UNP Prof. Fesriyed mengatakan program ini mendapat respon positif dari pihak siswa, guru dan sekolah serta dosen, sehingga ditemukan beberapa masalah pembelajaran di sekolah yang akan dijadikan acuan dalam menyusun kebijakan pendidikan.

Dijelaskanya, tahun 2018 lalu PDS melibatkan 22 orang dosen di beberapa sekolah SMP dan SMA di Kota Padang, setelah dievaluasi untuk tahun kedua, program ini akan muncul dalam bentuk aplikasi inovasi yang akan kembali diujicobakan di sekolah mitra. (Agusmardi/Humas UNP)