Dibuka Bupati, 42 Gudep dan 2 Kwaran Sijunjung Ikuti Kegiatan Penggalang dan Kepalang Merahan

204

JURNAL SUMBAR |Sijunjung – Sukses di tahun 2018, kini pada tahun 2019, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sijunjung, bekerjasama dengan Kwarcab 0303 Sijunjung serta PMI kembali mengadakan kegiatan Penggalang dan Kepalang Merahan.

Kegiatan yang dibuka Bupati Sijunjung, Drs Haji Yuswir Arifin itu dilaksanakan di Bumi Perkemahan Calau, Subarang Sukam Nagari Muaro, pada Senin-Rabu (14-16 Oktober 2019).

Kehadiran bupati dan rombongan tersebut disambut dengan tari pasambahan siricitano. Kegiatan tersebut diikuti oleh ratusan peserta terdiri dari 42 Gudep dan 2 Kwaran.

Kegiatan itu dilaksanakan dalam bentuk upacara dan Bupati Sijunjung sekaligus jadi pembinanya.

Bupati dalam sambutannya berharap kedepannya disetiap Kwartir atau Gugus Depan bisa membuat program untuk menciptakan agen-agen perubahan sebagai panutan dan sebagai motor penggerak perubahan di Kwartir Ranting.

”Namun yang terpenting bagaimana hasil yang didapatkan dapat diimplementasikan secara nyata dalam kehidupan seorang pramuka di tingkat satuan pendidikan dan masyarakat,”kata bupati.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sijunjung, Ramler,SH, selaku ketua umun mengatakan agar peserta untuk terus menjadi pramuka yang peduli dalam berbagai situasi dan kondisi. “Semoga pramuka bisa dan mampu mengambil peran dalam gerakan pramuka madani dan mandiri”, tegas Ramler.

Kepala Bidang PAUD dan Kebudayaan, Syamsul Bahri, kepada awak media mengatakan dengan adanya kegiatan tersebut sejalan dengan implementasi kurikulum 2013 untuk mengantisipasi perkembangan masa depan.

Ia menjelaskan, pergeseran paradigma belajar abad 21 dan kerangka kompetensi menjadi pijakan didalam pengembangan kurikulum 2013, dan menjadikan pramuka sebagai ekstrakulikuler wajib bagi peserta didik di Sekolah Dasar dan Menengah.

“Tujuan kegiatan ini untuk memberikan pengalaman adanya saling ketergantungan unsur alam dan kebutuhan melestarikannya dan mengembangkan sikap tanggung jawab dirinya serta membina kerjasama, persatuan dan persaudaraan, sehingga diberikan tema menumbuhkan sportifitas berlomba dalam jalinan persaudaraan,”jelas Syansul Bahri.rilis
editor;saptarius