Mundur dari DPR RI, Mulyadi Nyatakan Siap Bertarung di Pilkada Sumbar 2020

675

JURNAL SUMBAR | Padang – Politisi Partai Demokrat, Mulyadi memastikan untuk maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumatera Barat (Sumbar) 2020. Bahkan ia menyatakan siap mundur dari anggota DPR RI untuk bertarung pada Pilkada 23 September 2020 mendatang.

Hal tersebut ditegaskan Mulyadi menjawab keraguan sejumlah masyarakat soal kesediaannya ikut bertarung di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumbar yang dihelat September mendatang.

“Sekarang saya tegaskan, saya siap maju sebagai calon Gubernur Sumbar dan siap mundur dari DPR RI,” tegas Mulyadi saat berdialog dengan para pimpinan media, di Suaso Restoran, Padang, Kamis (9/1/2020).

Berbekal sebagai anggota DPR RI yang sudah memasuki periode ketiga menjadi wakil rakyat Pemilihan Dapil II asal Sumbar, Mulyadi mengungkapkan sudah banyak berbuat untuk masyarakat Sumbar. Dan menjadi modal besar bagi dirinya untuk maju sebagai orang nomor satu di Sumbar.

Menurutnya, Sumbar Provinsi yang paling senang berpolitik, warga Sumbar itu adalah pemilih yang cerdas, mereka tidak bisa diiming-imingi janji, jika belum ada bukti kerja nyata.

“Berdasarkan survei, Masyarakat Sumbar ternyata lebih melihat kinerja dibandingkan yang banyak janji. Urang awak ini tidak mau takicuah dua kali,” ujarnya.

Sementara, soal siapa nama yang akan menjadi pasangannya, saat ini Mulyadi belum mau menyebutkannya.

“Pendaftaran itu di bulan Juni, masih terlalu dini untuk menyebutkan nama. Yang jelas negosiasi politik terus berlangsung dan harus dikomunikasikan juga dengan partai pendukung,” ujarnya.

Masalah wakil, Mulyadi anggota DPR RI tiga periode ini memiliki kriteria tersendiri, diantaranya yang pertama harus memiliki elektabilitas.

“Wakil itu harus punya elektabilitas, sehingga jika dipasangkan dengan kita akan memberikan kontribusi elektoral,” ujarnya.

Kedua, harus didukung oleh partai pengusung, partai pendukung jangan sampai alergi dengan orang tersebut. Ketiga, tentu mesti ada logistik. Keempat, harmonisasi, kesamaan visi dan misi.

Jangan sampai saya mempunyai misi untuk membangun Sumatera Barat, sedangkan dia lain lagi, ujar Mulyadi.

“Kalau saya jadi gubernur, saya akan memberikan kewenangan strategis ke wakil saya, dalam rangka mencapai visi dan misi kita, karena membangun Sumbar ini harus saling berkerja sama,” ujarnya.

Selama ini Mulyadi telah melakukan serangan udara melalui baliho-baliho yang telah banyak terpajang seantero Sumbar, sekarang saat nya Mulyadi melakukan serangan Darat, yakni bertemu dengan masyarakat kedaerah–daerah.

“Januari ini, saya mulai serangan darat ke masing-masing daerah, Besok saya sudah langsung start turun langsung ke masyarakat, baik sebagai calon gubernur maupun sebagai anggota DPR RI,” tutupnya.melba
editor;saptarius