Kekayaan Hotman Paris Disaingi Mantan OB, Pria Ini Miliki 650 Restoran yang Omsetnya Mencapai 1,2 Triliun

HLP

JURNAL SUMBAR | Jakarta – Siapa yang tak mengenal pengacara kondang Hotman Paris Hutapea?

Sebagai pengacara sukses, pria yang akrab disapa Hotman Paris ini dikenal memiliki harta berlimpah.

Bahkan ia memiliki julukan ‘Pengacara 30 Miliar’ karena benda-benda yang melekat di tubuhnya yang bernilai fantastis.

idul adha

Pria kelahiran 1959 ini adalah salah seorang advokat paling nyentrik.

Salah satu kelakuan nyentrik yang dilakukan oleh pengacara lulusan S3 Hukum tersebut adalah kegemarannya memamerkan berbagai harta.

Seperti deretan berlian yang melingkar di jari-jari tangannya.

Beberapa mobil mewah Hotman Paris, di antaranya adalah Bentley Mulsanne yang harganya Rp 5,4 miliar.

Tak hanya itu saja, ada Lamborghini Huracan yang dia beli dengan harga mencapai Rp 11 miliar.

Pajak deretan supercar itu aja bisa sampai ratusan juta per tahun. Belum lagi biaya perawatan yang pasti gak sedikit.

Dari kekayaannya, Hotman Paris bisa membeli berbagai mobil mewah, dan rumah mewah.

Namun siapa sangka penghasilan Hotman Paris hampir disaingi oleh orang lain? Terlebih lagi mantan OB (office boy) alias cleaning service.

Mengutip Grid.ID, orang tersebut adalah Nurul Atik, seorang pengusaha kelahiran Jepara, Jawa Tengah.

Nurul Atik membagikan kisah inspiratif yang dulunya hanya menjadi OB bahkan dihina kini menjadi seorang pengusaha sukses, di tayangan Hotman Paris Show, yang diunggah di kanal Youtube Hotman Paris Official, Kamis (1/8/2019).

“Aku kira selama ini aku yang paling sukses, ternyata baru dua udah saingan aku nih, ini Nurul Atik jujur deh, kau punya outlet restoran ayam 650 outlet?” tanya Hotman Paris.

“Betul,” Jawab Atik mantap.
Restoran ayam cepat saji Atik ini dinamai Rocket Chicken, bahkan setiap outletnya merupakan restoran dengan tempat duduk minimal 40 bangku.

“Tampangmu nggak ada tampang orang kaya? 650 outlet ayam tersebar di seluruh Indonesia? Itu restoran atau warung kecil?” tanya Hotman.

Epi

“Iya (tersebar di berbagai wilayah di Indonesia), semua restoran, konsepnya kita restoran, bukan kios bukan rombong ya, jadi ada ketentuan tempat duduk itu minimal 40,” ungkap Atik.

Dari 650 outlet milik Atik yang tersebar di berbagai daerah, pengusaha satu ini bisa meraup keuntungan hingga miliaran rupiah per tahun.

“Ok, 650 outlet, setahun berapa itu penghasilan kotor?” tanya Hotman.

“Ini belum evaluasi ya, kalau 2018 kemarin omzet sekitar Rp 1,2 triliun,” ungkap Atik.

Jika dihitung, penghasilan bersih Atik tahun lalu mencapai ratusan miliar.

“Anggaplah keuntungan 15 persen, berarti untungnya Rp 180 miliar setahun,” Hotman Paris memperjelas.
“Katanya kamu bekas OB, bekas cleaning service, tahun berapa? Umur berapa tuh?” imbuh Hotman.

Perjuangan Atik menjadi orang sukses, dimulai dari bawah. Atik mulai bekerja di sebuah restoran ayam cepat saji bertaraf internasional.

“30 tahun yang lalu, saat umur 23 tahun, setelah lulus sekolah,” aku Atik.
Hotman Paris yang penasaran dengan kisah Atik kemudian menanyai proses perjuangan sang pengusaha.
“Bagaimana kamu naik dari OB, sampai bisa jadi pemilik restoran,” kata Hotman Paris.

“Saya pertama itu jadi cleaning service, terus sempat tersinggung saya harus nahan, kenapa? begitu saya ngepel bersih ada temen-temen dari kampus diinjak-injak,” kenang Atik.

Tak berjalan mulus, Atik bahkan sempat dihina oleh pelanggan, saat dirinya menjadi seorang OB.

“Terus dihina ‘mas-mas ini diruangan ber AC kok pakai topi panas ya?’, aduh sakitnya, terus diinjek-injek, saya bilang diem-diem sabar.”

“Kok dia nya ngeledekin lagi, saya bilang ‘mas kalau berani ambil topi silakan ambil, anda jagoan, saya gaji Rp 35 ribu, kalau saya nggak pakai topi, saya dikeluarin” ungkap Atik.

Rasa sakit hati menjadi pecut semangat bagi Atik untuk berkembang.

“Habis itu saya ada tekad, perjuangan, dari OB terus jadi asisten cook, motong-motong, masak-masak, habis itu ke kasir, habis itu jadi supervisor, sampai store manager, habis itu jadi audit pernah, area manager pernah,”
“Buka pertama Rocket Chicken 21 Februari 2010, sembilan tahun empat bulan,” ungkap Atik.

Atas kesuksesannya, Nurul Atik bahkan menerima penghargaan Leader Market pada tahun 2012 dari Menteri Perindustrian.

Wah, Hotman Paris punya saingan baru nih. sumber; sosok.id/grid.id

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.