M3O, Ide Cemerlang Pengurus Masjid Muhammadiyah Batusangkar Antisipasi Corona

JURNAL SUMBAR | Batusangkar – Wabah Covid-19 merupakan pandemi yang sedang berjangkit saat ini menimbulkan ‘ Ide cemerlang ‘ bagi pengurus mesjid  Muhammadiyah Kampung Baru, Batusangkar dengan membentuk M3O (Mesjid Muhammadiyah mart online) dengan outlet berada di mesjid Muhammadiyah setempat.

Timbulnya ide ini, sebut Ketua pengurus mesjid Muhammadiyah buya Afriyendra didampingi sekretaris Efrison, Minggu (26/4/20) di Batusangkar, karena mesjid Muhammadiyah ditutup mulai hari Sabtu.

Penutupan itu dilakukan lantaran mengantisipasi penyebaran corona virus dengan menyikapi maklumat dan himbauan pemerintah sekaligus mendukung PSBB( Pembatasan Sosial Berskala Besar ). “M30 merupakan lapangan kerja menghasilkan income bagi tukang ojek yang mangkal di sekitar Mesjid Muhammadiyah Kampung Baru,” tutur Afriyendra.

M3O yang dilaunching , Sabtu(25/4/20), sebut Afriyendra menyediakan berbagai macam kebutuhan rumah tangga atau sembako sampai daging, dan ikan. Masyarakat sudah bisa membeli serta memesan keperluan rumah tangga itu dengan menghubungi nomor HP – 0821 6996 6773, dan pesanannya segera diantar ke alamat rumah pemesan.

Setiap kebutuhan yang dipesan, jelas Afriyendra, langsung diantar oleh tukang ojek yang sudah terdaftar pada pengelola M3O dengan ongkos Rp.5.000,- sekali antar dalam radius Lima kilometer. Kalau belanjanya di atas Rp.250.000.- biaya pengiriman gratis, tukuk buya Afriyendra seraya mengatakan masyarakat tidak usah keluar rumah, dan harganya semurah di pasar.

M3O memiliki beberapa keuntungan, disamping income bagi tukang ojek juga merupakan pemasukan bagi mesjid Muhammadiyah Batusangkar ” Aktivitas M3O akan tetap kita laksanakan secara terus menerus walaupun puasa sudah berakhir nantinya ,” timpal Sekretaris mesjid Muhammadiyah Efrison. habede.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.