Minang Diaspora Apresiasi Kajian Online Ramadhan Minang Saiyo Sydney Australia

299

JURNAL SUMBAR | Jakarta – Di awal bulan Ramadhan 1441 Hijriah, Surau Sydney Australia, Minang Saiyo Sydney Australia menggagas Program Kajian Online Ramadhan selama hampir sebulan penuh. Kajian ini bekerjasama dengan ACT (Aksi Cepat Tanggap), PDA Travel dan Minang Diaspora Network-Global.

Menurut Novri Latif selaku Ketua Surau Sydney Australia, acara Kajian Online Ramadhan ini menghadirkan Ustaz-ustaz dari Ranah Minang, diantaranya Ustaz DR. Urwatul Wusqa, Ustaz DR. Henmaidi, Ustaz DR. Zul Ikromi, dan lainnya, juga dari luar Minang, seperti Ustaz Bobby Wibowo dan lain- lain. Juga ada ustaz dari Indonesia maupun diluar Indonesia seperti Ustaz Ali Abdullah Muallaf Australia dari Sydney dan lainnya.

Dikatakan, tujuan diadakannya Kajian Ramadhan Online ini, selain untuk siraman rohani juga sebagai ajang sosialisasi dan penggalangan dana dalam rangka program pembelian property/gedung untuk dijadikan Surau Sydney Australia.

“Acara perdana dibuka oleh Sandiaga Salahuddin Uno dan tausiah online oleh Ketua MUI Sumbar Buya Gusrizal Gazahar,” sebutnya.

Ketua Minang Saiyo Sidney, Yusuf Rizal menambahkan, perantau Minang Sydney sangat membutuhkan tempat berkumpul orang Minang. Selain untuk beribadah, juga untuk mengajarkan kepada generasi muda Minang Sydney nilai-nilai adat budaya dan bahasa Minang. “Agar generasi muda Minang Sydney tahu akan identitas dan jati diri mereka, dan bangga dengan identitas Minangnya,” alas Yusuf Rizal.

Burmalis Ilyas selaku Direktur Eksekutif MInang Diaspora Network-Global sangat mengapresiasi inisiatif yang luar biasa dari Perantau Minang Sydney ini, dan ia berharap akan menjadi program rutin masyarakat Minang di seluruh dunia di setiap Bulan Ramadhan.

Menurut Burmalis, selain Tausiah Online, acara ini juga diisi dengan Dialog Interaktif dengan Tokoh-tokoh Minang Sedunia. Diantara tokoh-tokoh yang sudah mengisi acara adalah DR. Arcandra Tahar (Mantan Menteri dan Wamen ESDM, Komisaris Utama Perusahaan Gas Negara), DR (HC) Nurhayati Subakat Owner Wardah Cosmetic, seorang pengusaha Bundo Kanduang Minang yang berhasil menjadi brand nomor 1 di Indonesia, dan Prof. DR. Azyumardi Azra (Cendikiawan Muslim Nasional).

Selain dialog dengan tokoh-tokoh Minang seperti Prof. DR. Fasli Jalal (Mantan Wakil Menteri Pendidikan), Prof. DR. Ismet Fanany (Guru Besar Deakin University Australia), DR. Elly Warti Maliki (Tokoh Pendidikan Minang Di Arab Saudi yang mempunyai sekolah untuk anak-anak TKI di Arab Saudi) dan sebagainya, juga diisi dengan dialog interaktif dengan Ketua Organisasi Minang di berbagai negara, seperti Ketua Minang Saiyo Melbourne, DR. Muhammad Abduh, Ketua Minang Sepakat Kuwait, Batrial Ikhsan, Ketua Kesepakatan Mahasiswa Mesir,Abdan Syukri dan lain-lain.

Dikatakan Burmalis, Program Surau Sydney Australia ini sudah lama digagas oleh perantau Minang yang ada di Sydney. “Alhamdulillah, program ini kemudian menjadi program bersama masyarakat Minang yang ada diseluruh dunia, dan menjadi pilot projet pembangunan Surau di luar negeri, dan alhamdulillah banyak didukung oleh tokoh-tokoh Minang nasional dan internasional,” ujarnya.

“Selain dari masyarakat Minang, diharapkan juga dukungan masyarakat di luar Minang, karena Surau ini juga akan menjadi tempat ibadah umat Islam Indonesia yang ada di Australia,” harap Rang Salido Pesisir Selatan itu. (Rilis MDN-G)