Mulai Panen, Kecamatan Lengayang Bakal Sumbang 1.000-an Ton Gabah Kering Giling

246

JURNAL SUMBAR | Kambang Pessel — Petani Kecamatan Lengayang mulai panen yang diperkirakan 1000-an ton Gabah Kering Giling (GKG) pada Selasa (12/5/2020) pekan ini. Secara umum kecamatan ini dulunya lumbung padinya Kabupaten Pesisir Selatan.

“Di Kenagarian Kambang saja ada sekitar 100 hektar yang akan panen. Belum lagi di nagari Kambang Utara , Kambang Timur dan Kambang Induk serta nagari-nagari di Lakitan, ya sekitar 43 ribuan ton kalau panen raya,” jelas Zurida Indra, Penyuluh Pertanian Lapangan Kecamatan Lengayang, ketika ditanya peluang panen padi di kecamatan itu, Minggu (10/5).

Zurida Indra menyebutkan padi yang hendak di panen di Kelompok Tani (Poktan) dibawah koordinasinya seluas 100 hektar dengan jenis padi yang dipanen varietas Banang Pulau.

Hasil perhektar varietas Banang Pulau biasanya 5,8 ton, berarti di Poktan Talang TS I, Talang TS II, Muaro Banda, Tabek Patah, Kampung Aur, Padang Sabalah yang luas panennya sekitar 100 hektar menghasilkan Gabah Kering Panen 580 ton.

Dirinya berharap, pasca panen harga GKP sekitar 4700/kg. Hal tersebut dibenarkan salah seorang Ketua Poktan Talang TS 1 Alisman.

“Kalau harga padi bisa terjual dengan harga Rp5000/kg, maka petani Poktan kami tidak merugi,” jelas Alisman.

Seperti di ketahui, ketika panen raya di Kecamatan Lengayang yang merupakan lumbung padinya kabupaten Pessel ini diperkirakan sampai dengan 43.000 ton dengan luas tanam 7.400-an hektar dan luas panen 8000 hektar. (Agusmardi)