Tolak UU Cipta Kerja, Massa Kepung DPRD Sumbar

223

JURNAL SUMBAR | Padang – Ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se Sumatera Barat (Sumbar), menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumbar, Rabu, 7 Oktober 2020.

Para demonstran menolak Undang-undang (UU) Cipta Kerja yang resmi disahkan DPR RI dalam rapat paripurna pada Senin, 5 Oktober 2020.

Selain mahasiswa, sejumlah buruh di Sumbar juga ikut menyuarakan penolakan UU yang dianggap membunuh hak para pekerja itu. “Hidup mahasiswa. Tolak UU Cipta Kerja. Kita satu suara, satu komando,” teriak orator demonstrasi.

Ahmad Syariadi, perwakilan orator dari AKBP STIE Sumbar meminta pengunjuk rasa tidak bersikap anarkis dan menghormati aparat kepolisian yang melakukan penjagaan di gedung wakil rakyat tersebut.

“Saya meminta kepada rekan-rekan untuk menjaga sikap dan tidak berbuar anarkis,” katanya.

Tak hanya menyampaikan orasi, para pengunjuk rasa juga menyanyikan yel-yel khas mahasiswa dan buruh di pelataran jalan. “Indonesia sedang tidak baik-baik saja,” katanya.

Hingga pukul 15.00 WIB, unjuk rasa masih berlangsung panas di DPRD Sumbar. Aksi ini dimulai sejak sekitar pukul 13.15 WIB.sumber;tegar.id