Bupati Sijunjung Lantik Pimpinan BazNas dan Dewan Pengawas Perumda Kinantan, Ini Sosoknya 

Pimpinan BazNas dan Dewan Pengawas Perumda Kinantan Dilantik 

JURNAL SUMBAR| Sijunjung – Bupati Sijunjung, Sumatera Barat, Benny Dwifa Yuswir, S.STP.,M.Si., melantik pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sijunjung periode 2026–2031 serta Dewan Pengawas Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Kinantan periode 2026–2030.

Pelantikan dan serah terima jabatan tersebut berlangsung Di Balairung Lansek Manih, Kantor Bupati Sijunjung, Senin (10/8/2026).

Dalam pelantikan tersebut, Meri Muliadi dipercaya sebagai Ketua BAZNAS Kabupaten Sijunjung, didampingi Lindo Karsyah sebagai Wakil Ketua I dan Mardiwan Arraisi sebagai Wakil Ketua II. Sementara itu, Emil Evan dilantik sebagai Dewan Pengawas Perumda Kinantan.

Bupati Benny mengatakan, jajaran pimpinan BAZNAS yang baru telah melalui proses seleksi yang cukup panjang dan ketat oleh BAZNAS Republik Indonesia. Proses tersebut, kata dia, tidak dilakukan secara instan, melainkan melalui sejumlah tahapan, termasuk Computer Assisted Test (CAT).

“Ketika seleksi sudah dilaksanakan, sudah terpilih dan dilantik hari ini, kami berharap pimpinan BAZNAS Kabupaten Sijunjung bisa melaksanakan amanah dengan sebaik-baiknya,” ujar Benny.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada pimpinan BAZNAS periode 2021–2026 yang telah menyelesaikan tugas dan pengabdiannya.

“Atas dedikasi, kerja keras dan jasa-jasa yang sudah dilaksanakan, atas nama pemerintah daerah kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya,” katanya.

Menurut Benny, BAZNAS memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat melalui berbagai program sosial. Mulai dari bedah rumah, bantuan kesehatan, pendidikan dan beasiswa, pembangunan jamban hingga bantuan bagi masyarakat kurang mampu.

“BAZNAS ini punya fungsi dan peran yang luar biasa. Sangat responsif dalam menjawab kesulitan dan harapan masyarakat Kabupaten Sijunjung,” ungkapnya.

Ia berharap kepemimpinan baru mampu mempertahankan program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi baru agar manfaat zakat semakin luas. Kepercayaan masyarakat, pelaku usaha hingga para perantau untuk menyalurkan zakat melalui BAZNAS juga diharapkan terus meningkat.

Sementara itu, kepada Dewan Pengawas Perumda Kinantan yang baru, Bupati meminta agar segera mengidentifikasi dan menyelesaikan berbagai persoalan yang masih dihadapi perusahaan daerah tersebut.

Ia mengakui terdapat sejumlah unit usaha yang telah berjalan, namun sebagian lainnya masih belum produktif.

“Kita akan coba carikan solusi untuk Perusda. Harapannya perusahaan daerah kita bisa memberikan manfaat kepada masyarakat dan ke depan mampu memberikan kontribusi terhadap PAD,” ujarnya.

Bupati menegaskan, kondisi keterbatasan APBD saat ini menuntut pemerintah daerah untuk lebih kreatif dalam mencari solusi dan menghadirkan inovasi untuk menjawab berbagai persoalan masyarakat.

Ia juga mengapresiasi dukungan Forkopimda, unsur vertikal, perbankan, Niniak Mamak serta berbagai instansi yang terus berkolaborasi dalam meningkatkan pelayanan publik di Kabupaten Sijunjung.

Menurutnya, kehadiran sejumlah instansi vertikal baru, seperti Kementerian Haji dan Umrah, BPOM dan Kantor Imigrasi, diharapkan semakin memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

“Dengan banyaknya unsur vertikal yang ada, mudah-mudahan ini bisa memaksimalkan pelayanan kita kepada masyarakat Sijunjung,” katanya.

Bupati kemudian mengucapkan selamat bertugas kepada pimpinan BAZNAS serta Dewan Pengawas Perumda Kinantan yang baru. Ia berharap seluruh dedikasi dan kerja sama yang dibangun dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Sijunjung.dicko

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.