KY Tetapkan 14 Calon Hakim Agung, Satu dari Ranah Minang 

Dr. Dhifla Wiyani, S.H., M.H.,dari Sumatera Barat masuk daftar Calon Hakim Agung yang Ditetapkan KY

JURNAL SUMBAR| Jakarta – Komisi Yudisial (KY) secara resmi menetapkan 14 nama yang lolos seleksi Calon Hakim Agung, Calon Hakim Ad hoc HAM dan Calon Hakim Ad hoc Tipikor di Mahkamah Agung (MA) Tahun 2026.

Penetapan dilakukan dalam Rapat Pleno KY, Jumat (7/8/2026) sore di Gedung KY, Jakarta Pusat, sesuai Pengumuman Nomor: 12/PENG/PIM/RH.01.06/08/2026.

“Keputusan Komisi Yudisial bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat,” tegas Wakil Ketua KY, Desmihardi.

Dari 14 nama tersebut, ada nama Dr. Dhifla Wiyani, S.H., M.H., dari *Advokat DW & Partners yang masuk dalam 4 calon Hakim Agung Kamar Pidana.

Dr. Dhifla Wiyani merupakan advokat nasional dan Bundo Kanduang asal Ranah Minang, Sumatera Barat. Kehadirannya diharapkan dapat mewakili unsur perempuan dalam jajaran pimpinan Mahkamah Agung.

Berikut 14 nama yang diusulkan KY ke DPR untuk Uji Kelayakan dan Kepatutan:

1. Calon Hakim Agung Kamar Pidana – 4 orang
1. Syamsul Arief – Kepala Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan MA
2. Sugiyanto – Sekretaris Mahkamah Agung
3. Sudharmawatiningsih – Panitera Mahkamah Agung
4. Dhifla Wiyani – Advokat DW & Partners

2. Calon Hakim Agung Kamar Perdata – 2 orang
1. Sobandi – Kepala Badan Urusan Administrasi MA
2. Nurnaningsih – Notaris pada Kantor Notaris Dr. Nurnaningsih, S.H., M.Kn.,

3. Calon Hakim Agung Kamar Agama – 2 orang
1. Musthofa – Panitera Muda Perdata Agama M.A.,
2. Mamat Ruhimat – Hakim Tinggi PTA Bandung

4. Calon Hakim Agung Kamar TUN Khusus Pajak – 3 orang
1. Maftuh Effendi – Hakim Tinggi Pemilah Perkara M.A.,
2. L.Y. Hari Sih Advianto – Hakim Pengadilan Pajak
3. Yeheskiel Minggus T. – Dosen FH UNISSULA Semarang

5. Calon Hakim Ad hoc HAM di MA – 2 orang
1. Edwin Partogi Pasaribu – Advokat UHP Law Firm
2. Roki Panjaitan – Purnabakti Hakim Tinggi PT Tanjung Karang

6. Calon Hakim Ad hoc Tipikor di MA – 1 orang
1. Sudiyo – Hakim pada Pengadilan Militer I-04 Palembang

Anggota KY Andi Muhammad Asrun juga membacakan Pengumuman Nomor 13 dan 14 Tahun 2026 terkait kelulusan calon hakim ad hoc.

Juru Bicara KY Anita Kadir, menambahkan, dalam proses penetapan ini terdapat dinamika. Ada 1 nama di Kamar Pidana, 1 nama di Kamar Perdata, dan 1 nama di Kamar Agama yang mendapat _dissenting opinion_ dari komisioner KY.

Tahap selanjutnya, ke-14 nama tersebut akan menjalani Uji Kelayakan dan Kepatutan di Komisi III DPR RI sebelum mendapat persetujuan akhir. rel/ag

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.