Langkah Nyata Mahasiswa UNP Abadikan Jejak Sejarah Nagari Taratak Bancah Sawahlunto Lewatt Papan Informasi Interaktif

Mahasiswa UNP Padang 

JURNAL SUMBAR| Sawahlunto – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Padang (UNP) Tahun 2026 di Nagari Taratak Bancah, Kecamatan Silungkang, Kota Sawahlunto, menghadirkan papan informasi sejarah dan kearifan lokal sebagai upaya melestarikan warisan budaya yang selama ini diwariskan secara lisan oleh masyarakat setempat.

Program ini dilatarbelakangi dari hasil diskusi antara mahasiswa KKN dengan perangkat nagari. Awalnya, mahasiswa merencanakan kegiatan pengolahan sampah. Namun, pihak nagari menilai program tersebut telah beberapa kali dilakukan pada periode sebelumnya dan belum berjalan optimal akibat keterbatasan tenaga serta kendala pengangkutan sampah.

Sebaliknya, perangkat nagari mengusulkan agar mahasiswa membantu mendokumentasikan sejarah Nagari Taratak Bancah yang selama ini belum tersusun dalam bentuk informasi tertulis yang mudah diakses masyarakat. Menindaklanjuti usulan tersebut, mahasiswa KKN berkonsultasi dengan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Andi Saputra, S.Kom., M.Kom. Setelah mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan masyarakat, disepakati pembuatan Papan Informasi Rekam Sejarah dan Kearifan Lokal Nagari Taratak Bancah sebagai program kerja utama.

Proses penyusunan informasi dilakukan melalui wawancara dengan sejumlah tokoh masyarakat dan pemangku adat, di antaranya Jamidin, mantan Kepala Desa Taratak Bancah periode 2005–2011, serta Iskandar Datuak Sampono Kotik. Mahasiswa juga melengkapi data dengan berbagai sumber pendukung yang relevan. Informasi yang berhasil dihimpun mencakup sejarah berdirinya nagari, tokoh pendiri, nilai-nilai adat, situs bersejarah, kesenian tradisional, kuliner khas, hingga berbagai potensi wisata yang dimiliki Taratak Bancah.

Seluruh informasi tersebut kemudian dirangkum dan disajikan dalam bentuk papan informasi yang ditempatkan di lokasi strategis agar mudah dibaca masyarakat maupun pengunjung.
Keberadaan papan informasi ini diharapkan dapat menjadi sarana edukasi sekaligus media pelestarian budaya bagi generasi muda. Selain itu, informasi mengenai destinasi wisata, sejarah, dan kekayaan budaya nagari juga dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat luar yang berkunjung ke Taratak Bancah.

Kepala Desa Taratak Bancah, Arben, mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN UNP yang telah membantu mendokumentasikan sejarah dan potensi daerahnya.“Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN UNP yang telah membuat papan informasi ini. Semoga informasi mengenai sejarah, kuliner khas, dan destinasi wisata Taratak Bancah dapat terus dikenal masyarakat dan tidak hilang ditelan waktu,” ujarnya.

Melalui program tersebut, mahasiswa KKN UNP tidak hanya melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga turut berperan dalam menjaga dan memperkenalkan warisan budaya Nagari Taratak Bancah kepada generasi mendatang.Basamo Mangko Manjadi! subandi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.