Pemkab Sijunjung Raih Penghargaan TOP 45 Inovasi Pelayanan Publik Indonesia

473

Dipenghujung Jabatan Kepemimpinan Bupati Yuswir Arifin,Pemkab Sijunjung terima penghargaan dari MenPAN-RB Tjahyo Kumolo.

JURNAL SUMBAR | Jakarta – Waw..luar biasa. Ternyata dipenghujung jabatannya sebagai Bupati Sijunjung, Drs.H. Yuswir Arifin Dt Indo Marajo, bersama Pimpinan OPD dan jajarannya kembali berhasil meraih prestasi gemiliang.

Betapa tidak, di Gedung Tribrata, Jalan Darmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (25/11/2020), bupati peraih Leadershif Award itu berhasil menerima penghargaan Top45 Inovasi Pelayanan Publik Indonesia dibidang kesehatan.

Penghargaan diberikan atas inovasi Pemkab Sijunjung melalui Puskesmas Tanjung Gadang (Dinkes) melalui Srikandi (Kepala Puskesmas) nya, dr.Hj.Imelda dalam perjuangan panjang di TOP99 dalam penilaian Inovasi pelayanan publik tingkat nasional.


Bupati Yuswir bersama Sri Kandi Kapus Tanjung Gadang foto bersama usai menerima penghargaan

Akhirnya MASPETTAG (Masyarakat Peduli TB Tanjung Gadang) Puskesmas Tanjung Gadang, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, itu berhasil meraih penghargaa TOP45.

Hebatnya lagi, ternyata Pemkab Sijunjung, satu-satunya utusan Sumatera Barat yang meraih penghargaan TOP45. Nah, patut di apresiasi, Tim MASPETTAG Puskesmas Tanjung Gadang ini berhasil mempersembahkan penghargaan diakhir penghujung jabatan Bupati Yuawir Arifin.

Hal yang wajar pula, jika Pemkab Sijunjung juga memberi reward atas keberhasilan Tim MASPETTAG Puskesmas Tanjung Gadang itu— yang berhasil mengharumkan nama Kabupaten Sijunjung di kancah nasional.

“Alhamdallah, akhirnya kita berhasil meraih penghargaan TOP45 dan Tim MASPETTAG juga pantas diberi reward,”kata Bupati Sijunjung, Drs. H. Yuswir Arifin Dt Indo Marajo,MM didampingi Sekretaris Dinkes Sijunjung, Hamdan,S.STP, Kapus dr.Hj.Imelda dan staf Kapus Citra Yendola,SKM usai menerima penghargaan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB), Tjahjo Kumolo pada Rabu (25/11/2020) siang itu.


Kepala BNPB Doni Monardo berkesempatan ikut foto bersama bupati dan Kapus Tanjung Gadang, rasa bangganya selaku urang awak raih penghargaan TOP45

“Keberhasilan ini adalah keberhasilan bersama. Tanpa kebersamaan, mustahil kita bisa meraih impian. Untuk itu kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak, mari kita tetap dan selalu semangat. Keberhasilan juga tidak terlepas dari perjuangan Kepala Dinas Kesehatan dan jajaran serta dari OPD terkait lainnya,”ucap Kepala Puskesmas Tanjung Gadang, dr.Hj.Imelda diamini Yendola,SKM.

Berhasilnya Pemkab Sijunjung meraih penghargaan TOP45 itu, tak terlepas dari perjuangan panjang Tim MASPETTAG Tanjung Gadang dan Dinkes setempat. Berikut ulasannya.

Berhasilnya Kabupaten Sijunjung, masuk TOP45 itu atas telah keluarnya keputusan pengumuman nomor: B/190/PP.00.05/2020 tentang TOP45 Inovasi Pelayanan Publik tahun 2020 dan 5 pemenang out standing achievment of public service innovation 2020 kompetisi innovasi pelayanan publik dilingkungan kementrian/lembaga, pemerintah daerah, BUMN dan BUMD tahun 2020 dan pada Rabu (25/11/2020), penghargaan itupun diraih.

Untuk diketahui, sebelum meraih penghargaan TOP45, Tim Panel Independen (TPI) KIPP 2020 telah melakukan seleksi terhadap TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik tahun 2020 termasuk MASPETTAG Tanjung Gadang. Dan 15 finalis kelompok khusus KIPP 2020 guna menentukan TOP45 inovasi pelayanan publik tahun 2020 dan 5 pemenang out standing achievment of publik service innovation.

Bupati, Sekretaris Dinkes dan Kapus Tanjung Gadang terlihat bangga terima penghargaan

Nah, setelah melalui proses panjang, lalu keluarlah Keputusan Menteri PAN RB RI Nomor 192 tahun 2020 tentang TOP45 Inovasi Pelayanan Publik tahun 2020 dan 5 pemenang out standing achievment service innovation. Surat keputusan yang ditetapkan di Jakarta pada 23 Juli 2020 itu ditandatangani Menpan-RB Tjahyo Kumolo. Alhasil, MASPETTAG Sijunjung berada di urutan 37 digit dari TOP45.

Dihadapan Tim Panelis Independen Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik, yang diketuai Prof.JB Kristiadi, secara gemblang Bupati Sijunjung, Drs.H. Yuswir Arifin Dt Indo Marajo,MM yang didampingi Kepala Puskesmas Tanjung Gadang, dr.Hj.Imelda serta Koordinator Program Puskesmas Tanjung Gadang, Herizon Putra, S.Kep, dan disaksikan Asisten III dr.H.Edwin Suprayogi,MKes, Kadis Kesehatan drg.Ezwandra dan Kabag Organisasi, Wandri Fahrizal menyampaikan ekspose tentang inovasi MASPETTAG kala itu.

“Kita memanfaatkan pasien TB yang sudah sehat dan tokoh masyarakat untuk mencari pasien Tuberkulosis yang selama ini terimajinalkan. Dan itu banyak yang sampai meninggal jika itu tak diobati. Untuk itulah pelayanan MASPETTAG ini dilakukan. Jika diobati maka pasien tersebut akan sembuh total,”kata Bupati Yuswir Arifin kepada Jurnalsumbar.Com sebelum acara Dering bersama Tim Panelis Independen Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik, yang diketuai Prof.JB Kristiadi saat itu.

“Mohon doa seluruh masyarakat Kabupaten Sijunjung agar Puskesmas Tanjung Gadang bisa lolos masuk TOP45 Pelayanan Inovasi MASPETTAG,”pinta bupati di akhir pembicaraannya ketika itu.

Kapus dan Sekretaria Dinkes terlihat bangga

Untuk itu pula bupati mengaku telah membuat surat edaran agar tiap Puskesmas juga membuat inovasi pelayanan TB tersebut.

“Kini sudah ada tiga Puskesmas yang membuat inovasi pelayanan TB. Diantaranya, Puskemas Tanjung Ampalu Inovasinya KAMERA (Kader Memberantas TB), Puskesmas Kamang Inovasinya GEMABATIMANG (Gerakan Masyarakat Bebas Tuberkulosis Kamang) dan Puskesmas Kumanis GEMAR PERJAKA 2M (Gerakan Masyarakat Perangi Gejala Batuk Berdahak Lebih Kurang Dua Minggu). Diharapkan seluruh puskesmas jalani pelayanan TB,”terang bupati dua periode itu mengisahkan.

Dalam ekspose tersebut juga ditayangkan video TB. Kesadaran masyarakat Tanjung Gadang sangat tinggi. Hal itu terlihat dengan banyak pasien TB yang sehat di Puskesmas Tanjung Gadang.

“Inilah hasil yang telah diraih itu,”kata Sekretaris Dinas Kesehatan Sijunjung, Hamdan,S.STP yang mendampingi Bupati Yuswir Arifin dan Kapus Tanjung Gadang, dr.Hj.Imelda ketika menerima penghagaan dari Menpan RB Tjahyo Kumolo.

Menteri PANRB Tjahjo Kumolo mengungkapkan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi dan dorongan motivasi bagi penyelenggara pelayanan publik yang memiliki prestasi di bidang pengelolaan pengaduan pelayanan publik dan inovasi pelayanan publik.

Selain itu, penghargaan itu bertujuan memberi informasi dan mempromosikan berbagai terobosan yang dilakukan oleh penyelenggara pelayanan publik.

Terobosan yang dilakukan, juga memberi kemudahan bagi publik dalam menyalurkan aspirasi dan pengaduan pelayanan publik dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan.


Ajudan juga bangga atas diraihnya penghargaan itu

“Untuk itu, Kementerian PAN-RB selaku instansi pembina pelayanan publik nasional selalu mendorong kementerian, lembaga dan pemerintah daerah untuk terus melakukan percepatan pelayanan publik yang memenuhi harapan masyarakat,” harap Tjahjo.

Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin secara virtual memberikan arahan serta membuka Penyerahan Penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020 dan 5 Pemenang Outstanding Achievement Of Public Service Innovation 2020, Top 21 Inovasi Pelayanan Publik Penanganan Covid-19, serta Pemenang Kompetisi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Tahun 2020.

Acara dihadiri menteri, pimpinan lembaga, gubernur, bupati/wali kota, direktur utama BUMN dan pimpinan lembaga lainnya.Bahkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Kepala BNPB Doni Monardo juga hadir kala itu. ius