Enam Penambang Emas di Solok Selatan Tertimbun Longsor, Dua Tewas

629

Tim Reaksi Cepat BPBD Solok Selatan membawa salah seorang korban selamat longsor tambang emas ke Puskesmas Abai. foto: antara

JURNAL SUMBAR | Solok Selatan – Dikabarkan, empat dari enam orang penambang emas yang tertimbun longsor tambang di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat ditemukan dengan kondisi dua meninggal dan dua selamat.

Dua korban selamat yaitu Rifan Saifudin, 28 tahun dan Aji, 30 tahun warga Pati Jawa Tengah dan sekarang mendapat perawatan di Puskesmas Abai.

Sedangkan dua korban meninggal katanya, yaitu Sugito, 32 tahun dan Yudi Purnomo, 32 tahun juga warga Pati Jawa Tengah.

“Untuk korban yang meninggal dikembalikan ke agennya di Dharmasraya,” kata Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan Romi Aprijal di Padang Aro, Rabu (13/1/2021) seperti dikutif jpnn/antara.

Dia menyebutkan, dua korban yang masih belum ditemukan Miyanto, 51 tahun warga Bunut Selatan Lampung dan Sulistiyono, 41 tahun warga Pati Jawa Tengah.

Saat ini, katanya, masih dilakukan pencarian terhadap dua orang yang masih tertimbun dan hari ini juga akan dibantu Basarnas.

“Basarnas masih di jalan dan mereka menurunkan satu tim untuk membantu pencarian,” ujarnya. Longsor lobang galian tambang terjadi pada Senin (11/1/2021) pukul 20.30 WIB di Kimbahan Kecamatan Sangir Batang Hari.

BPBD Solok Selatan Sedangkan BPBD, katanya baru mendapat informasi pada Selasa, 12/1 pukul 17.10 WIB dan langsung menuju lokasi. Longsor tambang emas terjadi akibat curah hujan yang tinggi mengakibatkan tanah menjadi labil dan terjadi longsoran galian tambang yang mengakibatkan enam orang tertimbun.sumber ; antara/jpnn