Kerja ke Jepang, PNGG Buka Kesempatan Bagi Milenial

357

JURNAL SUMBAR | Padang — Untuk meraih peluang kerja di masa pandemi Lembaga Pendidikan Bahasa Jepang Padang Nihon Go Gakuin aktiv kembali membantu generasi muda yang berminat kuliah sambil bekerja atau bekerja di Jepang.

“Saat ini Nihon Go Gakuin tengah mempersiapkan pemberangkatan untuk peirode bulan Maret dan Juni 2021. Peluang kuliah sambil bekerja atau bekerja di Jepang menjadi tantangan baru bagi generasi milienial di Sumatera Barat untuk meraih peluang kerja di masa pandemi,” kata Yulius Danil, pimpinan Nihon Go Gakuin di Padang, Selasa (5/1/2021).

Ia menjelaskan, Lembaga Pendidikan Bahasa Jepang Padang Nihon Go Gakuin saat ini tengah mempersiapkan langkah-langkah generasi muda untuk diberangkatkan ke Jepang, diantaranya melalui kursus Bahasa Jepang dan selanjutnya mengikuti ujian internasional Bahasa Jepang sebelum pemberangkatan.

Dikatakan Yulius Danil untuk meraih peluang kerja di masa pandemi di Jepang, lembaga yang dipimpinnya kembali membuka kursus Bahasa Jepang.

“Bagi sebagian besar masyarakat, mencari pekerjaan adalah sesuatu yang tak mudah. Disamping harus bersaing banyak orang, jumlah lapangan kerja juga tidak banyak. Terlebih dalam masa pandemi Covid-19, kondisi tersebut menjadi tantangan baru bagi para pencari kerja untuk meraih peluang kerja di masa pandemi. Namun, Nihon Go Gakuin telah memiliki pengalaman dalam memfasilitasi peluang kerja di Jepang,” kata Yulius Danil.

Ia mengaku, dirinya belum bisa membuat lokasi kursus Bahasa Jepang di banyak tempat. Untuk saat ini bagi generasi muda yang berminat silahkan mendatangi kampus Kursus Bahasa Jepang Nihon Go Gakuin di Villa Berlian Asri Block c No 1, Air Dingin Lubuk Minturun Padang dan di Desa Subarang Cimparuah Kota Pariaman, Belakang Kantor Walikota.

Ditambahkannya, meski dimasa pandemi program pemberangkatan ke Jepang pada bulan Juni 2020 lalu tetap dilaksanakannya, karena komitmen yang tinggi dan kepercayaan mitra Padang Nihon Go Gakuin (PNGG). Namun keberangkatan gelombang Juni 2020 lalu dengan protokol kesehatan yang ketat.

Lebih lanjut, Yulius Danil mengungkapkan PNGG tidak asing lagi bagi kalangan milenial yang memilik tekad yang kuat untuk menimba ilmu dan pengalaman ke Jepang, karena PNGG memungut biaya murah dan memudahkan pelayanan.

“Sampai saat ini perusahaan pengirim tidak melakukan pemotongan gaji dari peserta dan tidak memberatkan calon pekerja dengan syarat adanya jaminan uang. Sedangkan bagi peserta kursus maupun yang ingin kuliah sambil bekerja, gaji mereka full diterima dari perusahaan jepang. Ini adalah bagian dari PNGG peduli dengan milenial agar ekonomi keluarganya bisa sejahtera,” imbuh Yulius Danil lagi (Age)