Peluang Sport Promotion, Liga Sepaktakraw Sumbar Ditabuh di Sport Hall GOR H Agus Salim

233

JURNAL SUMBAR | Padang — PSTI (Persatuan Sepak Takraw Indonesia) Pengurus Provinsi Sumatera Barat telah memulai kreativitas untuk menggairahkan pembinaan pesepaktakraw seantaro Ranah Minang dengan menggelar Liga Sepaktakraw Sumbar 2021.

Sebelumnya PSTI Kabupaten dan kota seluruh Sumbar tidak mendapatkan wadah kompetisi selama wabah Covid-19 melanda dunia. Meski sebagian masyarakat olahraga Sumbar ada yang menggelar kompetisi virtual sebagai imbas pandemi Covid-19 menggelar iven virtual, namun untuk cabang sepaktakraw tidak bisa secara vertual.

Bertempat di Sport Hall GOR H Agus Salim, Padang 15 tim utusan Pengcab PSTI Kabupaten dan kota mengikuti kompetisi Liga Sepaktakraw Sumbar 2021. Kawasan olahraga di pusat ibukota Provinsi Sumbar itu diramaikan seratusan atlet takraw dari Sabtu hingga Ahad (6-7/2/2021)

Ketua Umum PSTI Pengprov Sumbar, Syfrizal Bakhtiar, MBA menyampaikan rasa terimakasih kepada jajaran Pengcab PSTI yang ambil bagian dalam liga Sumbar ini.

Meskipun Liga Sepaktakraw Sumbar ini baru perdana digelar, Syafrizal Bakhtiar, yang baru saja menerima amanah sebagai Ketua Umum PB PSTi berharap KONI Sumbar dan KONI Kabupaten dan kota seluruh Sumbar mendukung pelaksanaan Liga Sepaktakraw Sumbar.

“Terimakasih kepada jajaran pengurus KONI karena berkat dukungan para petakraw bisa berkompetisi. Dan memang kedepan untuk menggairahkan pembinaan PSTI Pengprov Sumbar akan menggulirkan kompetisi liga ini minimal sekali 3 bulan,” kata Syafrizal Bakhtiar, dalam sambutannya, Sabtu (6/2).

Sosok yang akrab disapa Bang Adek ini menambahkan, PSTI Pengprov Sumbar akan terus meyakinkan masyarakat bahwa melalui Liga Sepaktakraw Sumbar juga saranah promosi melalui sport promotion mix, antara lain memamerkan poster, spanduk, atau iklan di spanduk.

Ada pun Pengcab PSTI yang ambil bagian adalah, Pessel, Kota Padang, Solok Selata, Kabupaten Solok, Kota Solok, Kota Bukittingi, Sijunjung, Pasaman, Agam, Padang Pariaman, Pariaman, Bukittingi, Sawahlunto, Dharmasraya dan 50 Kota, minus atau utusan Pengcab yang tidak hadir hanya, Pasaman Barat dan Mentawai. (Agusmardi)