Rektor IAIN Batusangkar: PT Harus Keluar dari Zona Nyaman, Kelola Pendidikan Harus Berlari di Arus Besar

110

JURNAL SUMBAR | Batusangkar – Dewasa ini, suatu Perguruan Tinggi( PT) tidak bisa lagi berada di comfort zone ( Zona nyaman) dalam mengelola mutu pendidikan, harus terus berlari dalam arus besar untuk kemajuan pendidikan dalam menghadapi kehidupan global.

Penegasan itu diutarakan langsung Rektor IAIN Batusangkar Dr. Marjoni Imamora, M.Sc ketika membuka Asesmen Lapangan( AL), Rabu (17/2) dihadiri Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan Dr. Ridwal Trisoni, M.Pd selaku penanggung jawab Asesmen Lapangan ini, Wakil Rektor II, III, Ka. BIRO AUAK dan seluruh Pejabat Fakultas, baik Dekan, Wakil Dekan, Kabag, Kasubbag, Katua Jurusan, Ka. Labor dan dosen, Karyawan.

Dikatakan Marjoni Imamora, perjuangan melakukan tranformasi kelembagaan menjadi Universitas Islam Negeri, alhamdulillah kita telah menuai hasil maksimal, berdasarkan penilaian kementerian Agama terhadap IAIN Batusangkar, berdasarkan Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 20 tahun 2020.

Perkembangan IAIN Batusangkar, kata Marjoni diarahkan pada Excellent Learning Institut yang memiliki daya saing dalam segi kompetisi Institusi dan Networking sehingga mampu mengembangkan tradisi akademik yang unggul dan terdepan dalam bidang akademik berbasis Riset dan Teknologi Informasi berlandaskan Integrasi, Interkoneksi keilmuan dan kearifan lokal.

Sementara Dekan FEBI Dr. H. Rizal, M. Ag., CRP. salah satu Tim Asesor BAN-PT Nasional yang di miliki IAIN Batusangkar, menyampaikan kegiatan Asesemen Lapangan betul-betul disiapkan dengan standar BAN-PT, dalam mengupayakan kelayakan Program Studi/jurusan di Perguruan Tinggi, dalam menjamin proses akreditasi yang dilakukan secara independen, akurat, obyektif, transparan, akuntabel, ketidak berpihakan, kredibel, menyeluruh, efektif, dan efisien.

Ditambahkannya, berdasarkan kriteria mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi, untuk menjamin mutu Program Studi/jurusan secara eksternal baik di bidang akademik maupun non-akademik untuk melindungi kepentingan mahasiswa dan masyarakat.

AL dengan sistim daring menghadirkan Tim Asesor dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Dr. syafig M.Hanafi dari Universitas Islam Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Prof. Dr. Muhammad Nasir, SE., M.Si, dari Universitas Muslim Indonesia.

Aktivitas Asesmen Lapangan dengan sistim daring dilaksanakan melalui zoom meeting dengan Program Studi/Jurusan Menajemen Zakat dan Wakaf, Fakultas Ekomoni dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Batusangkar – habede