FIK UNJ Gelar Pelatihan TID, Ini Penjelasannya

226

JURNAL SUMBAR | Jakarta – Angin segar bagi mahasiswa dan dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Jakarta (FIK UNJ). Bekerjasama dengan praktisi keolahragaan Yayasan Sekora Padang, FIK UNJ menggelar Pelatihan Identifikasi Bakat Olahraga (TID).

Gebrakan FIK UNJ ini dinilai sangat strategis untuk pengembangan penemuan bibit- bibit unggul dan bakat-bakat alam yang tersebar dari Sabang sampai Merauke dari Miangas sampai Pulau Rote di masa mendatang.

“Kami sudah memahami menyoal tentang identtifikasi bakat olahraga , perencanaan program, pelatih profesional dan pelatihan menjadi kunci dalam pelaksanaannya,” kata Dr. Albert, M.Pd, Ketua Pelaksana Pelatihan TID.

Albert berani melakukan gebrakan ini karena didukung penuh Dekan FIK UNJ, Dr. Johansyah Lubis, MPd.

Sebelumnya, ungkap Albert, pihaknya melakukan komunikasi yang intensif dengan pakar TId Indonesia, Prof Syahrial Bakhtiar yang juga adalah Ketua Yayasan Sekora.

“Sesuai arahan dan restu dari Bapak Dekan FIK UNJ, selanjutnya para mahasiswa antusias untuk mengikuti pelatiahn TId. Hal hasil lebih kurang 100-an peserta, baik Dosen dan mahasiswa UNJ serta dari berbagai perguruan tinggi lainnya berpartisipasi pada pelatihan perdana ini,” ujarnya.

Pelatihan TId Olahraga berlangsuang selama 2 hari pada tanggal 21 sampai 22 April 2021 bertempat di kampus B UNJ Jalan Pemuda.

Pelatihan hari pertama dilaksanakan melalui durring (zoomeeting). Kemudian
dilanjutkan dengan praktek pada hari kedua sscara live di kampus B UNJ dan via zoom untuk peserta yang tidak bisa hadir.

Tim Sekora yang dihadiri langsung Prof. Dr. Syahrial Bakhtiar, MPd beserta anggota tim lainnya, Risky Syahputra, MPd, Oktarifaldi, MPd serta Arischo Mardiansyah, SPd secara bergantian memaparkan materi teori dan praktek tentang penerapan sistem identifikasi bakat untuk menemukan anak-anak yang memiliki potensi dalam berbagai cabang olahraga.

Pada kesempatan pembukaan kegiatan ini, Dekan FIK UNJ, Johansyah Lubis sangat berterimakasih atas kesediaan Prof. Syahrial Bakhtiar dan Tim yang telah bersedia berbagi ilmu yang bermanfaat dengan metode identifikasi bakat terbaru.

Sementara Albert dalam laporanya menyampaikan bahwa pihaknya sesuai rencana akan melaksanakan kegiatan yang sama di masa yang akan datang karena hampir sebagian besar peserta sangat antusias untuk memahami metode identifikasi bakat yang telah menggunakan aplikasi web plat form ini. agusmardi