Sehari Bersama Jaksa Pengacara Negara, 30 Walinagari di Empat Kecamatan Ikuti Penyuluhan Hukum

484

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Sebanyak 30 walinagari dari empat kecamatan di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, mengikuti penyuluhan hukum bertemakan “Sehari Bersama Jaksa Pengecara Negara, Kita Tingkatkan Kesadaran Hukum di Nagari”.

Kegiatan yang dimotori Dinas PMN Sijunjung itu dilaksanakan Balairung Kantor Bupati Sijunjung, pada Rabu (28/4/2021).

Kegiatan yang dihadiri Bupati Benny Dwifa Yuswir, S.SPt, MSi, dan Ketua Forum Walinagari , Syahbuddin Dt Sinaro (Walinagari Kunpar), Asisten 1 Yenuarita, Kepala BKAD Endi Nazir, Inspektorat Daerah Wel Fadril, Kakan Kesbangpol David Rinaldo, para Camat dan pemateri Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sijunjung, Efendri Eka Saputra, SH, MH serta Kasi DATUN Kejari Sijunjung, Pengki Andrias,SH.

Acara tersebut diawali laporan Kadis PMN Sijunjung, Khamsiardi, S.STP, M.Si, menurut Khamsiardi, kegitan itu diikuti 120 peserta yang terbagi dua sigmen diikuti walinagari, dan sekretaris nagari.

“Pada hari ini (Rabu,28/4/2021-red) diikuti Kecamatan Sijunjung, Koto VII, Kupitan dan Kamangbaru. Pada Kamis diikuti Kecamatan Tanjung Gadang, Lubuktarok, Sumourkudus dan Kecamatan IV Nagari yang jumlah keseluruhan 120 peserta,”sebut Khamsiardi. Kegiatan tersebut dipandu Kadis PMN Sijunjung.

Kegiatan itu dibuka secara resmi Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, siapa pun yang melakukan korupsi yang dapat merugikan negara itu jelas melanggar hukum.

“Untuk itu kelolah lah keuangan nagari/desa dengan sebaik mungkin jangan melanggar hukum. Camat dan APID harus mengawasi keuangan nagari/desa dan APID harus berperan aktif dalam pengawasan aset dan BumNag,”ucapnya.

Bupati juga menyampaikan soal kependudukan, masalah mudik lebaran dan masalah Covid-19 juga dikupas bupati. Apalagi katanya, Sijunjung sudah masuk kategori zona orange. “Nah, untuk itu selalu patuhi protokol kesehatan. Kami berharap kegiatan ini jadi acuan dan menjadi idukasi bagi kita semua,”ucapnya.ius