TSR Sijunjung Buka Bersama di UDKP, Wabup Kunjungi Masjid Nurul Wahidah Paru, Ini Harapan Warga

394

Wabup serahkan bantuan hibah TSR Pemkab Sijunjung

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Rombongan Tim Safari Ramadhan (TSR) Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, berbuka bersama di UDKP Kecamatan Sijunjung.

TSR itu dijamu Plt Camat Sijunjung, Bobby Roespandi dan buka bersama sejumlah TSR yang dipimpin Bupati Benny Dwifa Yuswir dan Wabup Iraddatilah dan TSR lainnya.

Di UDKP Sijunjung, Bupati Benny Dwifa Yuswir sampaikan kata sambutannya

Pada kesempatan Benny Dwifa Yuswir menyampaikan kata maafnya atas tidak jadi dilaksanakannnya buka bersama di rumah dinas bupati.

“Di karenakan Covid-19 kian mengkuatirkan, sehingga buka bersama dilaksanakan di rumah dinas wakil bupati dan dibatasi hanya ketua tim saja, sekali lagi saya minta maaf,”ucap bupati yang ketika itu juga dihadiri Ketua TP PKK Riri Benny Dwifa dan unsur Forkopimda dan para pimpinan OPD.

Usai berbuka di UDKP Sijunjung, TSR II yang dipimpin Wabup H. Iraddatillah, S.Pt, langsung menuju Masjid Nurul Wahidah Jorong Bukik Buar Nagri Paru. TSR II tersebut beranggotakan; April Marsal, H. Doni Saputra, Khamsiardi, Ny. Dona Iraddatilah, Rinny P Yuswir, Parjio, Sri Maryati, Dodon Afrianto, Saptarius, anggota Patwal Polres dan Ajudan Wabup juga ikut.

Di Masjid Nurul Wahidah Jorong Bukik Buar Nagri Paru, Wabup H.Iraddatilah selaku Ketua TSR II menyerahkan bantuan hibah pembangunan masjid dari Pemkab Sijunjung senilai Rp10 juta yang diterima pengurus masjid (Nong Febrianto-red) setempat dan uangnya masuk ke rekening masjid.

Kegiatan TSR juga dilakukan siraman rohani yang disampaikan uztad H. Doni Saputra,Lc, MA. TSR II juga didampingi Sekcam Sijunjung, Khairudin.

Walinagari Paru, Iskandar, minta Tower/Pemacar handphone dibangun di Paru. “Selama 2020 tak ada warga kami terpapar Covid-19, namun tahun 2021 warga kami alami Covid-19 sebanyak 11 orang dan kini tersisa dua orang lagi dan mudah-mudah segera normal. Bukti Covid-19 itu ada, untuk itu kita jaga Prokes,”ucap walinagari dihadapan warga Paru.

Bahkan kata walinagari, pihaknya akan membantu memberikan masker secara gratis termasuk pemberian cuci tangan. Soal jalan kabupaten yang menjadi jalan alternatif jadi keluhan warga.


Saat wabup beri penjelasan

“Jalan kami sempit dan mohon pelebaran dan diregit. Soal pertanian dan bibit pertanian juga jadi harapan kami,”papar walinagari yang juga berharap bantuan bibit ikan.

Menurut walinagari, di nagarinya juga dibangun Lubuk Larangan Bondoe (bandar sungai-red) Kototangah hingga Bondoe Kotogondang. Bahkan nagarinya juga dapat penghargaan kampung Iklim. Terkait soal hasil pertanian, nagari paru berhasil menghasilkan gabah kering hingga 50 ton permanen. Ia juga mengakui, hasil pertanian tak lepas dari pupuk kompos.

“Kami sudah punya rumah kompos dan itu yang dapat kami sampaikan,”tambah walinagari.

Wabup Sijunjung, H. Iraddatillah, S.Pt, memperkenalkan nama-nama TSR II. Dihadapan warga, wabup Iraddatillah, juga menyampaikan soal generasi melenial, dan alfa. Termasuk soal Covid-19 juga dikupas wabup. “Covid-19 itu ada, tapi tidak tampak. Kami pernah terpapar dan penciuman sempat tak ada,”kata Wabup menyampaikan pengalaman pernah sempat diisolasi di Semen Padang dan di Bukik Gadang.

“Covid-19 tak perlu ditakuti berlebihan dan tak perlu sombong yang penting kita jaga Prokes dan selalu pakai masker,”ungkap wabup yang juga politisi PPP itu.

“Soal tower segera jadi prioritas dan in sha Alloh jadi perhatian bagi kita. Soal apa yang disampaikan walinagari itu segera akan kita bahas, baik masalah infrastruktur maupun masalah ekonomi. Terkait jalan kabupaten akan jadi perhatian bagi kita dan soal pupuk organik dan pertanian juga akan kita suport termasuk soal Alsintan tergantung kebutuhan, juga akan kita prioritaskan termasuk soal bibit dan tentunya penyuluh akan mengevaluasi,”jelas Wabup yang juga minta doa warga Paru agar Bupati bersama Wabup sehat selalu dalam membangun Sijunjung.

Hebatnya lagi, pada tahun ajaran 2022 Pemkab Sijunjung akan memberikan pendidikan gratis.

“Diminta pada Kadis, Camat maupun Walinagari agar permudah urusan masyarakat dan kami akan carikan solusi jika ada masalah dan in sha Alloh BazNas siap untuk menyantuni warga yang membutuhkan,”tambah Iraddatillah. ius/don/atik