Zona Orange Covid-19, Shalat Idul Fitri di Lapangan Gumarang dan Open Hoese Dibatalkan

507

JURNAL SUMBR | Batusangkar – Sholat hari raya Idul fitri  1442 Hijriah/2021 M, Kamis (13/5) bakal diselenggarakan di lapangan gumarang Batusangkar akhirnya Batal dilaksanakan.

Hal itu merupakan keputusan rapat antara bupati Tanah Datar Eka putra, Wabup Richi Aprian, Sekda Edi Susanto bersama ketua MUI  Tanah Datar H Masnefi,sekretaris MUI Tanah Datar Afrizon S.Ag, beberapa wali nagari dan OPD terkait, Minggu(9/5) sore di gedung  Indo Jolito Batusangkar.

Keputusan tersebut diambil, mengingat Tanah Datar Luhak Nan Tuo dalam kondisi zona orange yang masih diragukan keamanan bagi berkembangnya Covid 19 di lokasi sholat idul fitri ” Kita takut dengan sholat Id bersama, penyebaran covid semakin  meluas di kalangan jemaah dan masyarakat,” tutur Bupati Eka Putra.

Tetapi sholat Idul fitri tingkat kecamatan, bupati Eka bersama peserta rapat memberi kelonggaran ,tidak ada masalah, silahkan laksanakan sholat Idul Fitri. Tidak perlu menunggu hasil rapat, sambung Eka lagi.

Meskipun ada kelonggaran, tekan Eka, pelaksanaan sholat Id di mesjid dan lapangan harus menerapkan Protokol kesehatan  (prokes ) Ketat , sejak berangkat dari rumah, selama sholat dan sampai pulang dengan 3M, yakni, Memakai Masker, Menjaga jarak,dan Mencuci tangan pakai sabun.

Khusus kutbah Idul fitri lamanya hanya 20 menit tidak boleh lebih, usai sholat tidak perlu bersalaman langsung pulang. Hal itu dilaksanakan mengingat kondisi Covid saat ini masih belum melandai, bahkan terus meningkat.

Khusus Open house di gedung Indo Jolito Batusangkar, hari raya kali ini tidak dilaksanakan mengingat perkembangan covid terus naik di Tanah Datar dan adanya larangan/ Surat edaran Mendagri : no. 800/2794/SJ, ASN tidak melakukan acara open house dan reuni/pertemuan yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Tolong rekan wartawan sampaikan mohon maaf saya kepada masyarakat Luhak Nan Tuo melalui medianya, tekan bupati Eka Putra, karena tidak bisa melakukan Open House di gedung Indo Jolito Batusangkar. ” Bupati berkeinginan betul bersilaturahmi dengan masyarakat, tetapi COVID yang menjadi kendala ,” jelas Eka Putra mengakhiri – habede