CV Beringin Jaya Utamakan Kualitas
JURNAL SUMBAR| Sijunjung – Pembangunan jembatan Tigo Korong (TKR) akses menuju Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Lubuktarok Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat dimulai.
Pembangunan jembatan permanen bernilai Rp5,471 miliar itu dikerjakan CV. Beringin Jaya selaku pelaksana pekerjaan.
Sebelum pembangunan jembatan dimulai, pada Rabu (5/8/2026) sore pihak Laboratorium Dinas PUPR Sijunjung melakukan uji sample kualitas beton semen Padang.
Sebelum jembatan dibangun, pihak Dinas PUPR Sijunjung melakukan uji mutu kualitas semen dilakukan di Laboratorium Pengujian Mutu milik Dinas PUPR.
Direktur CV. Beringin Jaya, Tri Afboy, S.T., mengatakan, sebelum pembangunan jembatan dimulai, uji mutu itu sangat penting dilakukan.
“Terutama pengambilan sampel semen dari setiap truk/pasokan yang akan digunakan, tidak boleh diambil sembarangan sesuai standar SNI,”jelas Ketua Gapensi Kabupaten Sijunjung itu, menyebutkan pelaksanaan pengerjaan nya 184 hari kerja sesuai kontrak.
”Diuji di Labor PU untuk memeriksa: waktu pengikatan semen, kekuatan tekan beton, kadar air dan kehalusan butiran dan kesesuaian dengan standar spesifikasi teknis proyek,”paparnya.
“Hasil uji wajib memenuhi syarat sebelum semen disetujui untuk dicampur dan dipakai dalam pengecoran struktur jembatan. Jika tidak lulus uji, semen tidak boleh digunakan dan harus dikembalikan penyedia,”ucap salah seorang penguji dari Laboratorium Dinas PUPR Kabupaten Sijunjung menjawab Jurnalsumbar, Rabu (5/8/2026).
“Tujuannya, agar jembatan nantinya kuat, awet, dan aman sesuai standar keselamatan konstruksi,”tambahnya.
Pembangunan jembatan TKR itu merupakan harapan masyarakat Kecamatan Lubuktarok pada Bupati Sijunjung untuk menuju Akses ke Puskesmas di Ranah Goodok Obuy itu.
Sebelum dibangun, jembatan itu berasal dari kayu dan papan. Pada tahun 2025, jembatan tersebut dihanyutkan banjir bandang dan membuat akses ke Puskesmas terputus.
Lalu, dibangun lah jembatan sementara “jembatan Belly” pinjaman dari Pemprov Sumbar. Pada Juli, jembatan Belly itu dipindahkan ke hilir berjarak sekitar tiga meter dari jembatan sebelumnya.
Kini, jembatan permanen TKR itu pun dimulai pembangunannya. Selain jembatan, Pemkab Sijunjung juga akan memperbaiki sejumlah ruas jalan yang rusak di Kecamatan Lubuktarok.
“Kami berharap masyarakat bersabar ya.., “kata Kepala Dinas PUPR Sijunjung Dainis Suryani, S.T., M.T., suatu kali pada Jurnalsumbar. Hal yang sama juga disampaikan Kepala Bappeda Sijunjung, Khamsiardi, S.STP., M.Si.,







