JURNAL SUMBAR | Padang – Masalah keterbatasan alat-alat persiapan pertandingan dan latihan menjelang PON kembali menjadi masalah klasik pada kepengurusan KONI Sumbar periode sekarang, hal itu diungkapkan Ketua PASI Pengprov Sumbar H Budi Syukur SH, Ahad (1/8/2021). Tercatat kebutuhan sarana pertandingan dan latihan telah dianggarkan pada tahun 2020.
Demikian dijelaskan Ketua KONI Sumbar, Agus Suardi ketika menjawab pertanyaan media ini, Senin (2/8).
Lebih detail, Agus Suardi menjelaskan dalam penggunaan anggaran APBD tidak bisa pengadaan peralatan dalam 2 tahun berturut-turut dan pada tahun 2020 PASI Pengprov Sumbar sudah menerima peralatan latih tanding termasuk 25 cabang olahraga lainnya.
Sedangkan dikonfirmasi kembali kepada Ketua Umum PASI Pengprov Sumbar, H Budi Syukur SH mengatakan penggunaan anggaran KONI Sumbar tidak seperti Dinas atau instansi pemerintah lainnya, karena KONI lembaga yang tidak sama kedudukannya dengan dinas atau insansi pemerintah lainnya.
“KONI memiliki otoritas sendiri sesuai dengan kebutuhan pembinaan olahraga itu sendiri, jadi yang selama ini menyamakan penggunaan anggaran KONI Sumbar dengan Dinas atau OPD itu adalah hal yang keliru.
Bahkan Budi Syukur lebih lanjut mengatakan bantuan peralatan pertandingan dan latihan dalam realisasinya pada tahun 2020 tidak terakomodir semuanya, sehingga pada tahun 2021 yang merupakan tahun pelaksanaan PON 2021 di Papua peralatan pertandingan perlu juga menjadi prioritas KONI Sumbar.
Dijelaskannya, program melaksanakan Pelatda PON Papua 2021 bagi atlet PASI Sumbar direncanakan fokus di Jakarta dan Pengalengan, Jawa Barat. Dengan target 2 medali emas bagi Pengprov PASI Sumbar pada PON 2021 Papua membutuhkan fasilitasi pelatihan kepada para atlet, termasuk peralatan pertandingan.
“Meraih target prestasi tidak seadanya saja, mestinya peralatan pertandingan yang belum terakomodasi pada tahun 2020 pada tahun 2021 ini mesti diprioritaskan sehingga para atlet Sumbar bertanding dan berlomba dengan performa yang tidak memalukan,” ujar Budi Syukur.
Terkait dengan keterangan Ketua Umum PASI Pengprov Sumbar H Budi Syukur itu, Ketua KONI Sumbar, Agus Suardi mengakui betul apa yang disampaikan yakni KONI Sumbar memililiki otoritas sendiri dalam penggunaan anggaran, namun pihaknya sudah mendiskusikanya dengan Dispora Sumbar.
“Sekarang aturan sudah sangat jauh berbeda dengan dulu Pak,” jeas Agus Suhardi yang sering disapa Abin ini.agusmardi