Ranperda APBD Tanah Datar Tahun 2022, Bupati Eka: Pendapatan Rp973 Miliar

99

JURNAL SUMBAR | Batusangkar – Pemerintah Tanah Datar mengajukan anggaran pendapatan daerah pada Ranperda APBD ( Anggaran Pendapatan Belanja Daerah ) 2022 sebesar Rp973,105 miliar kepada DPRD Tanah Datar. Demikian disampaikan Bupati Tanah Datar Eka Putra S.E,Kamis (11/11) dalam rapat paripurna di gedung DPRD di Pagaruyung.

Guna merealisasikan pencapaian dan peningkatan pendapatan daerah, sambung bupati Eka, pemerintah daerah terus berupaya melaksanakan intensifikasi dan ekstensifikasi pendapatan asli daerah. Pengajuan pendapatan daerah sebesar Rp973,105 miliar terdiri dari PAD (pendapatan asli daerah) dianggarkan sebesar Rp106,928 miliar.

Pendapatan daerah yang diajukan, kata Bupati, terdiri dari pajak daerah Rp19,707 miliar, retribusi daerah Rp6,787 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp13,53 miliar, dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah Rp66,903 miliar.

Dikatakanya, pendapatan transfer yang dianggarkan sebesar Rp819,192 miliar, terdiri dari pendapatan transfers pemerintah pusat sebesar Rp770,078 miliar dan pendapatan transfer antar daerah sebesar Rp49,114 miliar. Untuk dana bagi hasil sebesar Rp11,722 miliar, dana alokasi umum (DAU) Rp637,174 miliar, dan dana desa sebesar Rp71,18 miliar.

Untuk dana lain-lain pendapatan daerah yang sah, imbuh Bupati Eka, dianggarkan sebesar Rp46,984 miliar, terdiri dari pendapatan hibah Rp4,29 miliar, dan dana BOS Rp42,694 miliar.

Rencana pendapatan daerah yang bersumber dari pendapatan transfer dan lain-lain pendapatan daerah yang sah, tekan Eka Putra masih bersifat sementara dan didasarkan realisasi tahun yang lalu.

Untuk itu, Pemkab Tanah Datar terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat, provinsi, DPR, DPRD provinsi serta para perantau untuk memperoleh dana perimbangan dan lain-lain pendapatan daerah yang sah.

Disebutkan Eka, untuk anggaran belanja pada Ranperda APBD 2022 sebesar Rp1,09 triliun terdiri dari belanja operasi Rp844,909 miliar, belanja modal Rp70,579 miliar, belanja tidak terduga Rp19,787 miliar, dan belanja transfer Rp155,094 miliar.

Dalam kebijakan pembangunan daerah tahun 2022, sebut Eka, pemeritah mengedepankan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengamalan nilai-nilai agama, adat, budaya dan pembangunan ekonomi yang dilandasi tata kelola pemerintahan yang baik.

Pada kesempatan itu, Ketua DPRD Tanah Datar Rony Mulyadi Dt .Bungsu mengatakan pembahasan Ranperda APBD 2022 ditargetkan rampung akhir November 2021. Selanjutnya DPRD,akan melakukan rapat paripurna Senin(15/11) dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi, dan dilanjutkan,Rabu(17/11) dengan jadwal tanggapan/ jawaban bupati atas pandangan umum fraksi.

Rapat Paripurna tentang Nota Penjelasan Bupati terhadap Ranperda APBD Kabupaten Tanah Datar Tahun 2022 itu dipimpin Ketua DPRD Rony Mulyadi Dt Bungsu dididampingi Wakil Ketua Anton Yondra dan Saidani sekaligus dihadiri 22 anggota DPRD, Forkopimda, Sekda Iqbal Ramadi Payana, Sekwan Elizar S.H, pimpinan OPD, para Camat, dan undangan- habede