Deputi Usaha Mikro Kemenkop UKM Eddy Satriya Puji Geopark Silokek Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Sijunjung
JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Deputi Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) Eddy Satriya tepati janjinya datang ke Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat.
Terbukti, pada Minggu (5/6/2022), Eddy Satriya tiba di Ranah Lansek Manih melakukan serangkaian kegiatan.
“Yaa, pada Minggu (5/6/2022) ini Deputi Usaha Mikro pada Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah itu datang ke Sijunjung,”kata Kadis Koperindagkop UKM Sijunjung, Yulizar, MT.
Hal yang sama juga disampaikan Plt Kadis Kominfo Sijunjung, David Rinaldo,S.STP.
“Sesuai jadwal, Deputi Usaha Mikro pada Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah tiba di Bandara Internasional Minangkabau pada paginya dan langsung ke Sijunjung,”kata David Rinaldo mantan Kakan Kesbangpol Limas Sijunjung itu sehari sebelum Deputi Usaha Mikro pada Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah itu tiba di Ranah Lansek Manih.
Teebukti, pada Minggu (5/6/2022) siang, didampingi Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, S.STP, M.Si, Deputi Usaha Mikro pada Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM), Eddy Satriya itupun tiba di Sijunjung dan melakukan kunjungan ke Geopark Silokek.
Kunjungan Deputi Usaha Mikro Kemenkop UKM Eddy Satriya itu dalam rangka melaunching Kampung Madu Galo-Galo.
Mengusung tema “Berkolaborasi Untuk Lebih Produktif,” membuat haru Deputi Usaha Mikro Kemenkop UKM Eddy Satriya.
Pasalnya, pada saat itu juga bersamaan dengan kunjungan alumni SMAN 1 Bukittinggi yang melakukan Reuni Semua Lintas Angkatan (SLA) di Geopark Silokek.
“Waaw…ternyata luar biasa sekali keindahan Geopark Silokek yang telah terlewatkan selama ini,” ucap Deputi Usaha Mikro Kemenkop UKM, Eddy Satriya mengawali sambutannya.
“61 persen Pendapatan Domestik Bruto (PDB) kita didukung oleh Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), sehingga layaklah homestay maupun sektor pertanian sebagai potensi yang dimiliki menjadi primadona baru bagi perantau kita untuk dilirik menjadi ajang berinvestasi di daerah ini,” ucap Deputi Usaha Mikro Kemenkop UKM Eddy Satriya.
“Kesadaran akan makanan dan minuman sehat kian meningkat dewasa ini dan madu galo-galo berpotensi menjadi sektor ekonomi baru, karena ekonomi rakyat sangat mendukung perekonomian nasional,” papar Deputi Usaha Mikro Kemenkop UKM Eddy Satriya, menyampaikan sambutan sesaat setelah mencicipi madu galo-galo bersama Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir, SSTP, M.Si.
Deputi Usaha Mikro KemenkopUKM Eddy Satriya yang juga alumni SMAN 1 Bukittinggi angkatan 1982 pada launching di Geopark Silokek itu sekaligus mengikutsertakan Ketua Alumni SMAN 1 Bukittinggi Indra Yanuar (alumni 1982), Indra Catri mantan Bupati Agam (alumni 1979), Zefnihan Sekda Sijunjung (alumni 1993), serta ratusan alumni SMAN 1 Bukittinggi lainnya dari lintas angkatan.
“47,50 persen luas Kabupaten Sijunjung adalah kawasan hutan, sehingga muncullah ide untuk membuat destinasi Geopark Silokek ini,” kata Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, SSTP, M.Si menyampaikan paparannya dihadapan Deputi Usaha Mikro Kemenkop UKM itu.
“Tahun ini kita berjuang di Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI) dalam rangka menuju UNESCO Global Geopark (UGGp), sekaligus mohon dukungan Pak Deputi agar terwujud pengembangan ekonomi masyarakat di Kabupaten Sijunjung,” pinta Bupati Sijunjung.
Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan Industri Kecil Menengah, Kabupaten Sijunjung Ir. Yulizar, MP, menyebutkan, bahwa saat ini produksi madu galo-galo mencapai 200 liter per bulan dengan 250 orang pembudidaya diberbagai nagari yang masih memanfaatkan lahan pekarangan secara terbatas.
“Namun sarana prasarana pasca panen masih terbatas dan belum memiliki akses pasar serta belum ada penganekaragaman produk,”papar ujang begitu sapaan akrab Yulizar.
Untuk diketahui, launching Kampung Madu Galo-Galo tersebut adalah untuk mendukung Geopark Silokek.
Deputi Usaha Mikro pada Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah juga disuguhi dengan penampilan tari piring oleh Sanggar Berlian Sijunjung, serta penampilan Juara Festival Lansek Manih 2022 Venissa Octa Hendri putri sulung Hendrizal dari Nagari Koto Baru, Kecamatan IV Nagari yang sudah memiliki album pop Minang.
Deputi Usaha Mikro pada Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah itu sangat terkesan dengan kunjungannya ke Sijunjung, selain melakukan kegiatan khususnya ke Sijunjung, ia bisa bernaatolgia dengan alumni SMAN 1 Bukittinggi yang sudah sukses.*



