Didukung 24 Anggota di Musprov, Secara Aklamasi Wako Sawahlunto Dipercaya Pimpin Pordasi Sumbar 2022 – 2026

787

JURNAL SUMBAR | Bukittinggi – Setelah di skor selama 1 jam dan setelah melalui loby panjang dari 2 kandidat ikut dicalonkan yakni; Walikota Sawahlunto Deri Asta dan Ketua Pordasi Sumbar incumbent Ramlan Nurmatias.

Tepat pukul 15.15 Wib Ramlan Nurmatias menyerahkan kepemimpinan Pordasi Sumbar 2022 pada Deri Asta dan secara aklamasi 24 anggota Musprov dari 8 Kab / Kota secara aklamasi dan ini bentuk wujud kenegarawanan jarang di cabor lain.

“Saya maju ini sebagai calon Ketua Pordasi Sumbar 2022 – 2026 dengam syarat semua pengurus mendukung saya dalam Pordasi dan ini kekuatan saya dengan itu cabor berkuda di Sumbar bisa maju,”ucap Deri.

Setelah terpilihnya Pengurus Pordasi Sumbar 2022 – 2026 nantinya diikuti dalam rentang waktu 1 bulan dilakukan penyusunan Tim Formatur.

Sebanyak 24 pemilik suara dari 8 daerah kabupaten/kota ditambah Pengurus Propinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Sumatera Barat, Rabu (1/6/2022), menggelar Musyawarah Propinsi (Musprov) ke XI, yang bertempat di Hotel Dymens Kota Bukittinggi.

Musprov Pordasi Sumbar ke XI mengusung tema “Melalui Musprov Pordasi Sumbar Tahun 2022 Kita TingkatkanRasa Persaudaran dan Silahturahmi Untuk Kemajuan Olah Raga Berkuda di Sumatera Barat” dihadiri Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Pordasi bidang Organisasi Ir. Marjoni Hendri.,M.Tr.IP Kadispora Sumbar Dedi Diantolani,S.Sos.MM, Plt. Koni Sumbar Hamdan, Waketum I Koni Sumbar Fazriel Ali serta Ketua Demisoner Pordasi Sumbar Ramlan Nurmatias,SH, Walikota Sawahlunto Deri Asta.,SH, Bupati Kab Padang Pariaman Suhatri Bur.,A.pT.MM dan Bupati Agam DR. Andriwarman.,S.Sos.MM

Dengan SK yang disusun ini agak terlambat sekitar 2 bulan penyusunan pengurus Pordasi Sumbar dikarnakan bulan puasa dan Forum mengevaluasi laporan pertanggung jawaban kepegurusan lama serta menentukan Ketua Umum serta kepengurusan Pordasi 2022 – 2026 mendatang dengan 2 kandidat ikut dicalonkan yakni; Walikota Sawahlunto Deri Asta dan Ketua Pordasi Sumbar incumbent termasuk Ramlan Nurmatias.

“Olahraga berkuda akan terus berkembang di Sumbar boleh dikatakan telah mendarah daging termasuk kategori equastrian dan HBA Polo Berkuda,”ucap marjoni.

Pelaksanaan Musprov ke XI Pordasi Sumbar dianggap sangat strategis dan terus berkomitmen dalam masa bakti 2022 – 2026 dan tentunya tidak boleh berdampak buruk pada atlet berkuda bahkan Stadle dam club bisa memiliki badan hukum.

Pengurus terpilih bisa menjaga tata kelola berkuda sehingga bisa membanggakan puncak olah raga di PON Sumut – Aceh dan untuk itu bisa melakukan persiapan cabor berkuda sehingga bisa bersaing serta menyiapkan sebagai Tuan Rumah Kejurnas Derby Berkuda Seri I / II diselenggarakan bulan bulan Juli & Agustus 2023 harus di tindak lanjuti berupa perluasan lapangan pacu penyelenggaraan Kejurnas di Sawahlunto seluas 23 Hektare

Sementara itu Kadisparpora Sumbar Dedi Dianlontani mewakili Gubernur ungkapkan pola pembinaan terencana dan terstrukstrur harus tetap dilakukan dan tentunya mendapat dukungan pemerintah dalam meningkatkan prestasi.

Hal Senada disampaikan Plt. KONI Sumbar Hamdanus sampaikan untuk Kejurnas Pordasi 2023 dilakukan di Sawahlunto dan pihaknya memberikan dukungan penuh walaupun sebagai Plt KONI bahkan pihaknya sudah mampu melaksanakan transaksi tunai dalam penandatangan NHD dan harus bisa membuktikan prestasi.

Juga Ketua Demisioner Pordasi Sumbar Ramlan Nurmatias mintak peternak kuda harus diperhatikan lagi oleh Pemerintah dan jangan dianggap mengurus Pordasi dianggap orang banyak berduit sebaliknya selama hidup hanya 1 kali bisa mengikuti kejuaraan Derby Berkuda.

Namun bagaimanapun organisasi ini berbeda dengan olahraga lain yang lebih cenderung peningkatan atlet berprestasi namun Pordasi banyak mengurus kuda.

Selama ini bantuan diberikan cukup besar termasuk Galanggang Delapan dalam mendukung pacuan serta akan ada untuk tahun dilaksanakan perlombaan pacu kuda 26 Juni di Kota Padang Panjang.hns/*