Berhasil Panen Jagung di Lahan Bekas Tambang, Dandim 0310/SSD Apresiasi CV BMK, Kelompok Tani dan Babinsa

211

JURNAL SUMBAR | Sawahlunto – Panen jagung seluas lebih dari 1 hektar kelompok tani Ngarai Tuduang Sepakat Desa Kolok Mudiak Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto, Rabu (25/1/2023) terasa sangat istimewa. Pasalnya lahan jagung tersebut merupakan lahan marjinal bekas tambang batu milik CV Bara Mitra Kencana (BMK) yang diberdayakan produktif melalui program food estate Komando Distrik Militer (Kodim) 0310/SSD Komando Resort Militer (Korem) 032 wirabraja.

Letkol Inf Endik Hendra Sandi mengatakan, food estate yang digalakkan melalui Babinsa melibatkan pengusaha tambang CV Bara Mitra Kencana (BMK) berupaya menggalakkan gerakkan menanam dengan memanfaatkan lahan kosong.

“Terimakasih kepada CV BMK dalam hal ini H. Jhon Refelita yang telah merelakan lahannya kepada masyarakat untuk diolah, dengan harapan bisa menjadi upaya peningkatan ekonomi bagi masyarakat yang mengelolanya,” ujar Dandim Endik.

Dandim 0310/SSD juga mengungkapkan, selain merupakan program dari Danrem 032 Wirabraja juga sebagai bentuk motivasi, proaksi serta dukungan dari kami dalam bentuk reklamasi pengembalian fungsi lahan bekas tambang menjadi lahan subur dan produktif untuk pertanian. Agar lahan tersebut tidak tidur dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Bisa juga menjadi contoh bagi lahan-lahan lain bekas tambang yang belum dialih fungsikan,” ujar Dandim lagi.

Direktur CV. BMK, Jhon Refelita menyebutkan, lahan yang di fungsikan sebagai ladang jagung tersebut merupakan lahan bagi perumahan karyawan BMK.

“Berhubung untuk saat ini belum dibangun maka hasil diskusi dengan Dandim 0310/SSD kita lakukan uji coba pertanian dengan menanam jagung seluas 1 Hektar lebih pada 2022 lalu, dengan penghumusan tanah memanfaatkan abu limbah PLTU Sijantang. Dan hasilnya hari ini sangat memuaskan,” ujarnya.

Jhon Refelita menambahkan, dengan bibit jagung sebanyak 19 kg, dengan kuas lahan 1 hektar lebih, hasil ubinannya sebanyak 7 ton perhektarnya. Dan hasil ini sebutnya, tudak kalah dengan lahan jagung yang di areal persawahan.

“Namun untuk menghasilkan panen yang baik, perlu perlakuan khusus karena lahan tambang yang unsur hara tanahnya kurang. Dengan bantuan abu libah batubara PLTU, juga dengan kompos, pupuk kandang dan juga pupuk NPK bisa menghasilkan jagung yang memuaskan seperti sekarang ini,” katanya.

Kedepannya lanjut Jhon Refelita, ada 1 Hektar lagi lahan tidur yang akan dimanfaatkan penanaman pisang yang bibitnya dibantu oleh Danrem 032 Wirabraja dan langsung diserahkan oleh Dandim 0310/SSD sebanyak 250 batang.

Sementara Menurut Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura Yunis Marlita, bantuan bibit pisang yang akan ditanam ini ada dua varietas (Aptentis dan Banana) dan masa panen dalam waktu 6 bulan. Sedangkan jagung varietas Pioneer 35 tadi masa penanaman selama 125 hari. Berdasarkan analisanya lahan ini cukup baik digunakan untuk lahan pertanian, dengan pemberian Saprodi sebagai penunjang hasil panen yang baik.

Terpisah Camat Barangin Subandi Arpan melihat antusiasme dari berbagai pihak dalam meningkatkan taraf hidup warganya, sangat bersyukur dan berterima kasih telah berpartisipasi dalam wilayahnya. (Kie)