Rakornas Berakhir, Pemkab Sijunjung Berharap Silokek Masuk Unesco Global Geopark

1022

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Geopark Indonesia 2023 yang digelar sejak Minggu 19-22 November itu berakhir.

Hal itu juga ditandai dengan kegiatan Konfrensi Pers pada, Selasa (21/11/2023) malam di lantai I Kantor Bupati Sijunjung, Sumatera Barat.

Usai Rakornas Geopark Indonesia, Peserta Lakukan Field Trip di Sejumlah Objek Wisata di Sijunjung, Termasuk Di Kerajaan Jambulipo Lubuktarok

 

Konfrensi pers tersebut dimederatori Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Sijunjung, David Rinaldo, S.STP, dan dipimpin Wakil Bupati Sijunjung Iraddatillah, S.Pt yang memimpin jumpa pers tersebut.

Disebutkannya, Rakornas Geopark Di Kabupaten Sijunjung merupakan sebuah penghargaan oleh Bappenas, terhadap pemerintah daerah Kabupaten Sijunjung untuk itu bagaimana kegiatan ini bisa dikemas sebaik mungkin dan peserta yang terigestrasi sebanyak 195 peserta.

Terdiri dari berbagai daerah yang ikut, bisa saling berbagi. Untuk itu diharapkan dengan agenda ini Geopark Silokek bisa masuk dalam Unesco Global Geopark.

Direktur Sumberdaya Energi mineral dan Pertambangan Bappenas RI. Nizhar Marizi ST,M.Si,P.Hd. mengatakan, mengapa Bappenas memilih Kabupaten Sijunjung sebagai tuan rumah penyelenggara Rakornas ini.

Berangkat dari keseriusan pemerintah Kabupaten Sijunjung yang telah memasukkan dalam Rencana Kerja pembangunan jangka Menengah program geopark, hal ini yang menjadi salah satu poin penting dari Bappenas dari sisi Perencanaan pembangunan Geopark dan sebelum dilakukan Rakornas di Kabupaten Sijunjung.

Bappenas sudah mengundang seluruh daerah untuk di pilih sebagai tuan rumah penyelenggara kegiatan ini, namun dalam seleksi yang dilakukan Kabupaten Sijunjung yang menjadi pilihan dalam kegiatan ini, jelasnya.

Rakornas Geopark Indonesia yang berlangsung sukses itu, menghasilkan empat poin penting, yakni:

1. Sustainable, keberlanjutan geopark dalam rangka penyelamatan bumi dan kesejahteraan. Ini akan jadi RPJMN BAPPENAS

2. Peningkatan status 2 Unesco Global Geopark (UGGp) pada 2024.

3. Sinergitas BP Geopark dengan Kementerian, Lembaga, Organisasi Perangkat Daerah terkait.

4. Peningkatan SDM dan pembiayaan Geopark.

“Terimakasih Geopark Ranah Minang Silokek telah menjadi tuan rumah yang baik, saat ini terdapat 10 UGGp di Indonesia, yang sudah lama masuk UGGp ada enam, Geopark Batur, Pegunungan Sewu, Ciletuh, Gunung Rinjani, Danau Toba serta Belitung,” ujarnya.

Ditambahkan Alumni ITB 2001 itu, “UGGp yang baru ada empat, yang baru -baru ini diumumkan di Marakesh Maroko bulan September kemaren yaitu, Geopark Maros, Ijen, Merangin dan Raja Ampat. Bappenas menargetkan pada 2024 terdapat 12 Geopark berstatus global, peluang ini tentu terbuka lebar bagi Geopark Ranah Minang Silokek untuk berstatus UGGp,” tambahnya.

Pada Selasa (21/11/2023) nya, sebelum konfrensi pers digelar, para peserta Rakornas diajak mengikuti 5 paket field trip Geosep di kawasan Geopark Ranah Minang Silokek. Lima paket itu adalah, field trip Geosep Silokek (50 orang), field trip Geosep Jambu Lipo (50 orang), field trip Geosep Batang Taye (30 orang), serta field trip Geosep Arung Jeram (40 orang).

Hadir dalam kesempatan konfrensi pers tersebut, Wakil Bupati Sijunjung H.Irraddatillah. Pj.Sekda Kabupaten Sijunjung Endi Nazir, Direktur Sumberdaya Energi Mineral dan Pertambangan Bappenas RI  Nizhar (def) Marizi ST,M.Si,P.Hd. Asisten II Muhadiris, ST.ME, Kepala Dinas Kominfo David Rinaldo, S.STP. ril/*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here