Terlihat Wakil Ketua BazNas Sijunjung, Syahril Syahda menyerahkan bantuan Biaya untuk Da’i dari Pariaman ke Wilayah 3T “Mentawai” (foto.ist)
JURNAL SUMBAR| Sijunjung – Dalam rangka mendukung program Kanwil Kemenag Propinsi Sumatera Barat, BazNas Kabupaten Sijunjung menyalurkan dana zakat untuk ikut membiayai pengiriman Da’i ke wilayah tertinggal, terdepan, terluar (3T) Kabupaten Mentawai, Propinsi Sumatera Barat.
Demikian disampaikan oleh pimpinan BazNas Kabupaten Sijunjung melalui Waka II Syahril Syahda, S.H., dalam rilisnya yang dikirim ke dapur redaksi Jurnalsumbar.Com, via WhatsAppnya, Sabtu (21/2/2026).
Ini Rilis Lengkapnya;
Menurut Syahril Syahda, bantuan biaya sejumlah Rp10 juta itu diserahkan secara simbolis oleh pimpinan BazNas Kabupaten Sijunjung, Waka II Syahril Syahda, S.H., didampingi oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sijunjung, H. Okto Varisman, M.A., kepada Da’i Andi Wardi dari Bungo Tanjung, Kota Pariaman, disaksikan oleh Gubernur Sumatera Barat, yang diwakili Kepala Biro Kesra, Dharma, Kakanwil Kemenag H. Mustafa, M.A., pimpinan BazNas Propinsi Sumbar, Waka IV Drs. Nurman Agus dan sejumlah pejabat dilingkungan Kanwil Kemenag Propinsi Sumbar di ruang Rapat KaKanwil Kemenag di Padang pada Jum’at, 20 Februari 2026.
Program kegiatan Pengiriman Da’i ke wilayah 3T tersebut merupakan kegiatan yang digagas oleh Kanwil Kemenag Propinsi Sumbar dengan berkolaborasi dengan Pemda dan BazNas, terutama dalam pembiayaannya.
Kanwil Kemenag yang merekrut, menyeleksi dan menetapkan peserta Da’i ke wilayah 3T Kabupaten Mentawai, dimana ditetapkan 6 orang oleh Kakanwil Kemenag yang terdiri dari 1. Ardi Muhammad Paqih dari Majalengka Jawa Barat ditugaskan Di Sipora Selatan di biayai oleh Dirjen Bimas Islam Kemenag RI, 2. Zakaria Ansori dari Cianjur Jawa Barat bertugas di Siberut Utara dibiayai oleh BazNas Propinsi Sumbar, 3. Herman Hermain dari Cianjur Jawa Barat bertugas Di Sipora Utara dibiayai oleh Baznas Propinsi Sumbar, 4. Habib Ubaidillah dari Majalengka Jawa Barat bertugas Di Siberut Utara dibiayai oleh BazNas 50 Kota, 5. Ja’far Malik dari Sipora Utara bertugas Di Siberut Utara dibiayai oleh UPZ Kanwil Kemenag, 6. Andi Wardi dari Bungo Tanjung Kota Pariaman bertugas Di Sipora Selatan dibiayai oleh BazNas Kabupaten Sijunjung.
Kepada para da’i yang akan bertugas Di wilayah 3 T Kabupaten Mentawai itu diberikan bantuan biayai sejumlah Rp10 Juta per orang.
Keikutsertaan BazNas Kabupaten Sijunjung dalam program pengiriman Da’i ke wilayah 3 T di Kabupaten Mentawai ini adalah berdasarkan surat himbauan dari KaKanwil Kemenag Propinsi Sumatera Barat yang di respon positif oleh pimpinan Baznas Kabupaten Sijunjung dengan menyalurkan dana zakat sejumlah Rp10 Juta.
“Kita sudah seharusnya memberikan perhatian khusus terhadap perkembangan agama Islam di Kabupaten Mentawai selama ini, semoga dengan adanya program pengiriman Da’i ke wilayah 3 T ini akan meningkatkan usaha membina dan membimbing masyarakat Mentawai guna meningkatkan kwalitas pemahaman dan pengamalan ajaran Islam di masa datang,”tulis rilis itu.
Okto Varisman, M.A., Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sijunjung, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pimpinan BazNas Kabupaten Sijunjung, yang merespon dengan baik program pengiriman Da’i ke wilayah 3 T ini, sehingga program kegiatan tahun 2026 ini akan dapat berjalan dengan baik dan mencapai hasil yang maksimal.
Andi Wardi, Da’i dari Bungo Tanjung Kota Pariaman yang bertugas Di Sipora Selatan atas biaya dari Baznas Kabupaten Sijunjung bersyukur kepada Allah dan berterima kasih kepada Pimpinan BazNas Kabupaten Sijunjung yang ikut mendukung program pengiriman Da’i ke wilayah 3 T di Kabupaten Mentawai ini, dan mendo’akan semoga para Muzaki yang berzakat ke Baznas Kabupaten Sijunjung mendapat imbalan pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT, dan berharap juga program kegiatan yang sangat bernilai positif ini dapat terus dilanjutkan dan di kembangkan ke depannya.
Hanya 2 BazNas Kabupaten yang ikut merespon dan mendukung kegiatan pengiriman Da’i ke wilayah 3 T Kabupaten Mentawai ini, yaitu; BazNas Kabupaten Sijunjung dan BazNas Kabupaten 50 Kota, tambah Syahril Syahda. Rilis/Syahril Syahda

