JURNAL SUMBAR| Sawahlunto – Kalau tidak ada aral melintang, rencananya, Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kota Sawahlunto, Sumatera Barat akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke- VI.
Mengusung jargon “Kita wujudkan Sawahlunto Maju, Mandiri dan Berprestasi yang berwawasan, Adaik Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah., Syara’ Mangato Adaik Mamakai”, Musda ke- VI LKAAM Kota Sawahlunto yang akan diselenggarakan pada Rabu (20/5/2026) itu, Dipusatkan Di Saka Ombilin Heritage Hotel Sawahlunto.
Demikian disampaikan Ketua LKAAM Kota Sawahlunto Dahler Djamaris Dt. Pangulu Sati kepada wartawan Minggu (17/5/2026) dikediamannya Jalan Khatib Sulaiman Dusun Gunuang Balai Desa Kolok Nan Tuo Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto.
Terkait bergulirnya para kandidat, Dahler Djamaris Dt. Pangulu Sati, enggan menanggapi tentang dirinya yang disebut sebagai calon kuat untuk jabatan Ketua.
“Biarkanlah mekanisme organisasi berjalan dengan baik dan demokratis. Musda akan tunduk dengan tata-tertib yang disepakati dalam musyawarah,” kata Dt. Pangulu Sati itu.
Disamping itu, kata Pangulu Sati ‘tali tigo sapilin tungku tigo sajarangan’ akan tetap menjadi tolok-ukur dan dikembangkan sebagai wujud-nyata kerjasama, koordinasi, kolaborasi dan elaborasi Pemangku Adat, Alim Ulama dan Pemerintah Kota Sawahlunto dalam mengisi pembangunan yang memasuki Gerbang Emas Berjaya Menyongsong Indonesia Emas 2045.
Ditambahkan, peserta Musda adalah Niniak Mamak Pemangku Adat dan Cadiak Pandai yang diberi mandat oleh Ketua KAN.
Sedangkan untuk Bakal Calon Ketua juga terbuka setelah ‘diindang ditampih ditareh’ kemudian dicalonkan, diusulkan dan direkomendasi oleh Ketua LKAAM Kecamatan.
“Di Kota Sawahlunto ada empat LKAAM Kecamatan masing-masing Kecamatan Lembah Segar, Barangin, Silungkang dan Kecamatan Talawi,” kata Dt. Pangulu Sati.adek