Satu Dari Lima Pejabat Eselon II Calon Sekdakab Sijunjung yang Diuji Tim Komite Talenta ASN Mundur, Ini Alasannya 

Pemkab Sijunjung Memilih Calon Sekdakab melalui Tim Komite Talenta ASN dan BKN.. Berikut sekilas Rekam Jejak Mereka 

JURNAL SUMBAR| Sijunjung – Sejak 4 Mei 2026, Pemkab Sijunjung, Sumatera Barat, melakukan penyeleksian terhadap lima pejabat eselon II bakal menjadi Calon Sekdakab di Ranah Lansek Manih.

Benny Dwifa Yuswir, S.STP.,M.Si., Bupati Sijunjung

Seleksi itu menggunakan sistem Talenta ASN, yang diketuai Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi, S.KM, M.KM..(Ketua Tim) dan Sekretaris BKPSDM Sijunjung, Medy, S.H.,,Medy, S.H.. (selaku sekretaris Tim) dengan anggota; Inspektur Daerah, Wandri Fahrizal, S.H., Asisten 2, Ir. Yulizar, Asisten 3, Drs. Endi Nazir.

Calon Sekdakab Sijunjung itu sendiri, awalnya diikuti lima peserta, yakni; Khamsiardi, S.STP., M.Si.,(Kepala Bappeda), Jaheri, S.Sos., M.Si., (Plt Sekda/Kepala PTSP), Puji Basuki, SP., M.MA (Kadis P dan K), Afrineldi, S.H., (Kadis Parpora) dan Aprizal, M.Si..(Asisten 1 Setdakab Sijunjung).

Puji Basuki, SP., M.MA., (Kadis P dan K), mundur dari pencalonan karena tak melengkapi persyaratan

Ditengah seleksi, dikabarkan Puji Basuki, SP., M.MA., (Kadis P dan K), tidak melengkapi persyaratan. “Jadi yang melaju keseleksi berikut nya hanya empat orang. Pak Puji tak melengkapi syarat,”kata Drs. Endi Nazir Asisten 3, selaku anggota Komite Talenta ASN kepada Jurnalsumbar.Com., Kamis (7/5/2026).

Drs. Endi Nazir Asisten 3 Sekdakab Sijunjung/Anggota Tim Talenta ASN 

“Rabu kemarin, uji menggunakan sistem Talenta ASN itu sudah selesai dilaksanakan. Rencananya hari ini (Kamis, 7/5/2026-red), hasil uji yang dilakukan Komite Talenta ASN itu akan dikirim ke BKN. Nanti BKN memilih tiga besar dan kemudian diserahkan kepada Bupati Sijunjung. Biasanya hasilnya dapat diketahui setelah diproses tiga oleh BKN. Insyaallah, di bulan Mei 2026 akan dilantik Sekdakab Sijunjung yang baru,”sebut Endi Nazir yang juga pernah sebagai Plt Sekdakab Sijunjung.

Komite Talenta ASN adalah tim wajib di instansi pusat/daerah untuk mengelola sistem manajemen karier berdasarkan kinerja dan kompetensi (merit system). Tujuannya adalah memilih pemimpin terbaik, mengurangi nepotisme, dan mempercepat tujuan pembangunan nasional, didukung AI untuk data talent pool (9 kotak matriks) guna pengisian jabatan strategis.

Untuk diketahui, Poin Penting Komite Talenta ASN: Terbagi menjadi Komite Talenta Nasional (tingkat JPT Utama/Madya) dan Komite Talenta Instansi (tingkat JPT Pratama dan di bawahnya).
Fungsi: Menyeleksi dan mengevaluasi kelayakan talenta dari data talent pool (hasil asesmen potensi, kompetensi, perilaku, dan kinerja).
Prioritas: Fokus pada pegawai dengan kinerja super tinggi dan potensi luar biasa (kotak 9 pada matriks talenta).
Target Integrasi: BKN menargetkan seluruh data talenta terintegrasi secara nasional untuk menciptakan mekanisme yang objektif dan transparan.
Dasar Hukum: Manajemen talenta adalah amanat UU dan diwajibkan untuk meningkatkan kualitas SDM aparatur.

Komite ini memastikan perpindahan jabatan, promosi, dan pengembangan kompetensi ASN dilakukan secara adil dan objektif, tidak lagi berdasarkan kedekatan dengan kekuasaan.

Matriks 9 Kotak (9-Box Matrix) adalah instrumen utama dalam Manajemen Talenta ASN untuk memetakan pegawai berdasarkan dua indikator besar: Kinerja dan Potensi. Matriks ini membantu instansi menentukan siapa yang layak dipromosikan (suksesor), siapa yang butuh pelatihan, dan siapa yang perlu pembinaan intensif.

Berikut adalah pembagian 9 kotak talenta tersebut beserta interpretasinya:
Struktur Matriks
Sumbu X (Horizontal): Menunjukkan tingkat Kinerja (Rendah, Menengah, Tinggi).
Sumbu Y (Vertikal): Menunjukkan tingkat Potensi (Rendah, Menengah, Tinggi).

Penjelasan Setiap Kotak (1-9)
Kotak 1 (Kinerja Rendah, Potensi Rendah): Pegawai yang kurang berkontribusi dan kurang berkembang. Perlu pengawasan ketat, konseling, atau mutasi.
Kotak 2 (Kinerja Menengah, Potensi Rendah): Solid Contributor. Pegawai bekerja cukup baik tetapi sulit naik jabatan. Fokus pada peningkatan kompetensi teknis.
Kotak 3 (Kinerja Tinggi, Potensi Rendah): Workhorse. Sangat ahli di posisinya saat ini tetapi tidak cocok untuk peran kepemimpinan. Dipertahankan sebagai mentor bagi junior.
Kotak 4 (Kinerja Rendah, Potensi Menengah): Inconsistent. Memiliki potensi tetapi kinerjanya tidak stabil. Butuh coaching dan motivasi.
Kotak 5 (Kinerja Menengah, Potensi Menengah): Core Employee. Pegawai rata-rata yang stabil. Perlu pengembangan agar bisa naik ke level lebih tinggi.
Kotak 6 (Kinerja Tinggi, Potensi Menengah): High Performer. Sangat produktif dan siap naik jabatan setingkat di atasnya melalui pengayaan tugas.
Kotak 7 (Kinerja Rendah, Potensi Tinggi): Rough Diamond. Memiliki kecerdasan tinggi tetapi kinerjanya buruk. Mungkin salah penempatan, butuh bimbingan atau tugas belajar.
Kotak 8 (Kinerja Menengah, Potensi Tinggi): High Potential. Cepat belajar dan cerdas. Menjadi prioritas kedua sebagai suksesor melalui benchmarking atau tugas belajar.
Kotak 9 (Kinerja Tinggi, Potensi Tinggi): Star/Top Talent. Kelompok terbaik yang siap masuk Rencana Suksesi (Succession Planning) untuk jabatan strategis melalui jalur cepat (fast track).

Pegawai yang berada di Kotak 7, 8, dan 9 secara otomatis masuk dalam Talent Pool dan berpeluang besar mendapatkan promosi jabatan tanpa harus melalui seleksi terbuka konvensional (lelang jabatan), sesuai dengan semangat Sistem Merit.

Khamsiardi, S.STP., M.Si.

Mengenal Calon Sekdakab Sijunjung dan Rekam Jejak Mereka

Khamsiardi, S.STP., M.Si., (Putra asli Lubuktarok Sijunjung), adalah seorang pejabat birokrat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat. Saat ini, ia menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapppeda) Kabupaten Sijunjung.
Berikut adalah beberapa informasi penting mengenai karier dan aktivitasnya:
Jabatan Saat Ini: Dilantik sebagai Kepala Bapppeda Sijunjung pada awal Mei 2025 oleh Bupati Benny Dwifa Yuswir.
Riwayat Jabatan: Sebelum menjabat sebagai Kepala Bapppeda, ia pernah menduduki beberapa posisi strategis lainnya, antara lain:
Pernah menjadi Camat Teladan saat di Kecamatan IV Nagari, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sijunjung.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Kabupaten Sijunjung. Plt Kepala BKPSDM Sijunjung, dan pernah menjabat Plt Sekdakab Sijunjung.
Kontribusi Internasional: Pada Agustus 2025, Khamsiardi mewakili delegasi Indonesia sebagai pembicara dalam Simposium Internasional “We Are Site Managers” (WASM), di mana ia memaparkan tentang pengelolaan Geopark Silokek di Sijunjung.
Pendidikan: Ia merupakan lulusan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN/IPDN) dan memiliki gelar Magister Sains (M.Si.).

Jaheri, S.Sos., M.Si.

Jaheri, S.Sos., M.Si. adalah seorang birokrat berpengalaman yang saat ini menjabat sebagai Penjabat (Plt.) Sekretaris Daerah (Sekda). Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Kabupaten Sijunjung, Asisten 1 Sekdakab Sijunjung, dan Kepala DPMPTSP, pernah dilantik sebagai Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Sijunjung pada 23 Januari 2026 oleh Bupati Benny Dwifa Yuswir di Balairung Lansek Manih.
Jabatan Sebelumnya: Jaheri pernah mengemban amanah sebagai Camat IV Nagari. Ia memiliki rekam jejak panjang di bidang pelayanan publik, perizinan, administrasi pemerintahan, serta pengelolaan penanaman modal.

Afrineldi, S.H.,

Afrineldi, S.H., adalah Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Parpora) Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat. Dia menjabat di posisi tersebut sejak dilantik pada 8 Mei 2019 oleh Bupati Sijunjung saat itu, Yuswir Arifin. Hingga Mei 2026, Afrineldi masih aktif menjalankan tugasnya sebagai Kadis Parpora, termasuk dalam beberapa kegiatan terbaru seperti:
Mei 2026: Menghadiri rapat anggota tahunan koperasi sebagai perwakilan dinas.
Februari 2026: Membuka acara Perempuan Rumah Gadang Mandeh Festival mewakili Bupati Sijunjung.
September 2025: Melakukan survei langsung ke lokasi wisata pendakian Bukit Kupitan dan membuka turnamen sepak bola Sisawah Cup X.
Sebelum menjabat sebagai Kepala Dinas Parpora, Afrineldi dikenal sebagai Kepala Bagian (Kabag) Umum Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Sijunjung. Dalam kepemimpinannya, ia fokus pada pengembangan dan promosi Geopark Ranah Minang Silokek serta program unggulan seperti “One Village One Destination”.

Aprizal, M.Si..

Aprizal, M.Si..saat ini menjabat sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat. Dia juga pernah sebagai Plt Sekdakab Sijunjung, dan Pernah menjabat sebagai Kadis Parpora dan juga sempat mundur karena alasan sakit di era Bupati Sijunjung, Drs. H. Yuswir Arifin Dt Indo Marajo. Di era Bupati Benny Dwifa yang dipercaya sebagai Asisten 1 Setdakab Sijunjung dan kepercayaan yang diberikan kepadanya semua tuntas dilaksanakannya.

Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, membenarkan, Pemkab Sijunjung tengah menyeleksi Calon Sekdakab Sijunjung, melalui Komite Talenta ASN yang diketuai Sekdaprov Sumbar.

“Kita tunggu hasil dari BKN, siapa yang masuk tiga besar,”kata Bupati Benny, Kamis (7/5/2026).

Sayang, terkait soal seleksi Calon Sekdakab Sijunjung itu tak didapat informasi dari Kepala BKPSDM Sijunjung. Meski sudah di WhatsApp dan ditelepon tak dibalas dan tak diangkat. Itukah cermin pejabat di BKPSDM Sijunjung.

Tindakan Kepala BKPSDM Sijunjung itu sangat disesali Ketua Forum Pelayanan Publik Kabupaten Sijunjung, Saptarius, kepada Bupati Sijunjung. Bupati Benny sempat terdiam dan menganggut-anggut. “Dia sedang ke Padang,”kata Endi Nazir selaku anggota Komite Talenta ASN secara terpisah.*

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.